Suara Denpasar- Jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States (KTT AIS) Forum pada 10-11 Oktober 2023 di Nusa Dua, Bali, wisata Bali dipastikan tetap aman dan tidak terganggu.
Dilansir dari antaranews, hal tersebut ditegaskan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bahwa KTT AIS 2023 tidak akan mengganggu aktivitas wisata wisatawan yang ada di daerah ITDC, Nusa Dua, Bali.
Ia menambahkan bahwa operasi keamanan terpusat yang diselenggarakan mulai 8 hingga 13 Oktober 2023 untuk mengamankan KTT AIS 2023 yang akan terpusat di Nusa Dua, Bali tidak akan memberlakukan pembatasan sosial ataupun pembatasan aktivitas wisata di Bali.
Namun ia tetap memberi pengertian, rute utama dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju ke tempat penginapan dan juga tempat kegiatan di daerah BNDCC, Nusa Dua, akan sedikit mengganggu jalannya lalu lintas.
Hal tersebut karena, lalu lintas pada saat itu akan mendahulukan rombongan tamu KTT AIS 2023 yang akan lewat.
Yudo Margono juga mengatakan bahwa, dirinya yakin terhadap masyarakat Bali yang sudah terbiasa dengan kegiatan-kegiatan berskala besar seperti ini, di mana para tamu negara-negara dunia sering melintas di jalanan Bali, kegiatan seperti itu pun bukan hal yang baru bagi masyarakat Bali.
Ia juga menyampaikan permintaan maafnya, jika jika masyarakat nantinya merasa terganggu dengan adanya kegiatan ini. Namun ia memberi pemahaman bahwa, hal ini merupakan tugas negara yang harus dilaksanakan.
Panglima TNI itu juga berharap, masyarakat Bali bersedia ikut menjaga ketertiban dan keamanan demi kelancaran jalannya kegiatan tersebut.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menambahkan, operasi pengamanan TNI-Polri dalam KTT AIS Forum di Bali akan berpengaruh pada diplomasi Indonesia dengan negara-negara luar.
Baca Juga: Posting Pemanggilan ke Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Malah Dikritik Netizen
Oleh karena itu keamanan para delegasi menjadi pertaruhan nama baik Indonesia yang harus ditanggung bersama baik aparat maupun masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa, pihaknya telah menyiapkan jalur lain untuk tetap bisa digunakan masyarakat dalam melaksanakan kegiatannya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan