Suara Denpasar - Pemadaman kebakaran di TPA Suwung kini sudah memasuki hari ke-11.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh tim gabungan untuk bisa segera menuntaskan kebakaran TPA Suwung ini.
Mulai dari menggunakan helikoter water bombing, hingga melakukan metode injeksi dengan menyuntikan air ke dasar tumpukan sampah telah dilakukan.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, upaya pemadaman api di TPA Suwung telah mencapai 45-50 persen sejak dimulainya operasi pemadaman.
Dilansir dari antaranews, dampak kebakaran TPA itu pun dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Serangan, lokasi terdekat dari TPA.
Made Rentin melaporkan, masyarakat tersebut telah mengungsi. Dikatakan ada 15 Kepala Keluarga yang terdiri dari 60 jiwa. Ketika didata sesuai alamat, sebagian besar masyarakat tersebut ber-KTP non-Denpasar, non-Bali.
Made Rentin pun menjelaskan, jika pihaknya memiliki kebijakan untuk masyarakat yang ber-KTP non-Bali akan diantarkan ke daerah asalnnya, sampai dengan pihak tim gabungan tuntas menangani peristiwa ini.
Ia pun menambahkan, jika pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Provinsi Jawa Timur dimana ada tiga Kabupaten asal masyarakat terdampak kebakaran TPA Suwung itu yakni, Banyuwangi, Jember dan Lumajang.
Namun, sebelum disiapkan bus kendaraan untuk mengangkut masyarakat terdampak itu ke tempat asalnya, mereka dikatakan telah melakukan pemulangan secara personal dan mandiri.
Sedangkan ada lima KK terdiri dari kurang lebih 20 jiwa yang murni berasal dari Denpasar yakni ber-KTP Denpasar.
Hal itu dijelaskan Made Rentin menjadi kewajiban Pemkot Denpasar untuk melayani mereka sampai batas waktu yang tidak ditentukan selama masih aktivasi posko pengungsian, posko terpadu penyiapan logistik, dan posko terpadu layanan kesehatan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Terjebak di Dubai, Agensi Dilraba Dilmurat Sebut Baik-Baik Saja
-
Bukan Suap Biasa, KPK Jerat Bupati Pekalongan dengan Pasal Benturan Kepentingan dalam Pengadaan Jasa
-
Buku Bertahan Satu Hari Lagi: Memoar Keberanian dari Devy Anastasia
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Sita Bukti Percakapan Hingga 5 Unit Mobil
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi Menjadi Film
-
Wanita Warga Siak Korban Scam, Kondisinya Memilukan di Rumah Sakit Kamboja
-
Contoh Susunan Acara Nuzulul Quran, Lengkap Beserta Teks MC Pengajian di Masjid dan Sekolah
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat