/
Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:55 WIB
Ilustrasi wanita (Pexels.com/Alycia Fung)

"Dari Abdullah bin ‘Amr, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 'Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya.'” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majjah).

3. Menyenangkan Hati Istri

Mengutip dari sebuah hadis, siapa pun yang dapat menyenangkan hati istri dianggap seperti sedang takut kepada Allah. Ini adalah pengingat bahwa berbuat baik pada istri adalah perbuatan yang sangat dihargai dalam agama Islam:

“Barang siapa menggembirakan hati istrinya, maka seakan-akan ia menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk neraka.

Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka bergugurlah dosa-dosa suami istri itu lewat sela-sela jari mereka." (Maisarah bin Ali).

Dalam Islam, suami tidak diperkenankan membuat istri menangis karena penderitaan. Jika istri melakukan kesalahan, maka suami harus menegurnya dengan lembut dan membantunya memperbaiki diri.

Hadis-hadis ini mengingatkan kita semua, terutama suami, tentang pentingnya berlaku baik dalam hubungan suami-istri. Kebahagiaan istri adalah kebahagiaan suami, dan kesedihan istri adalah kesedihan suami.

Semua ini adalah bagian dari prinsip-prinsip yang ditekankan dalam agama Islam, yang mengajarkan kasih sayang, pengertian, dan penghormatan dalam sebuah hubungan suami-istri. ***

Baca Juga: Istri Pratama Arhan Bongkar Hubungan Asnawi Mangkualam dan Fuji, Thariq Halilintar Justru Pamer Kemesraan Bareng Aaliyah Massaid

Load More