Suara Denpasar- Deklarasi Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto memang menarik perhatian sejumlah tokoh-tokoh penting.
Pasalnya, putra sulung Presiden Jokowi ini masih berstatus sebagai anggota PDIP ketika dirinya diumumkan sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Dalam hal ini Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo meminta Gibran untuk mundur dari partai bergambar banteng moncong putih itu segera.
Ia juga menjelaskan bahwa ketika Gibran mencalonkan diri menjadi bakal calon wakil presiden dari partai koalisi di luar PDIP, otomatis secara de facto ia bukan lagi kader PDIP.
"Seperti apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Kehormatan, Bapak Komaruddin Watubun, secara de facto sudah bukan kader PDI Perjuangan. Berakhir PDI Perjuangannya ketika mendaftar sebagai cawapres, " kata Rudy dengan tegas.
Rudy juga mengatakan bahwa sebagai walikota yang dulunya diusung oleh DPC PDIP Solo, ia tetap menyarankan Gibran untuk beretika dengan datang tampak muka dan pergi tampak punggung.
"Karena Mas Gibran ini wali kota, itu kapasitasnya adalah dengan DPC, makanya saya menyarankan dengan beliau, alangkah lebih baiknya Mas Gibran dulu datang tampak muka, pulang tampak punggung lah, " lanjutnya yang dikutip dari Kompas TV, Sabtu (28/10) oleh suaradenpasar.com.
Tak hanya itu, Rudy juga meminta Gibran agar bisa segera mengembalikan KTA serta membuat surat pengunduran dirinya dari PDIP.
"Serahkan KTA, dan menyerahkan surat pengunduran diri sudah bukan anggota PDI Perjuangan," kata Rudy diakhir. (*/Dinda)
Baca Juga: Gibran Rakabuming Nekat Lawan PDIP, Presiden Jokowi: Orang Tua Tugasnya Merestui
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Skuad Bulgaria untuk FIFA Series 2026 Diumumkan, Ada Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Menepis Hoaks "Sopir Kabur": Kakek Sopir Angkot Lindas Pasutri di Gandasoli Kini Diperiksa Polisi
-
Di Bulan Penuh Berkah, BRI Santuni 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional
-
BRI Santuni 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri
-
Penyebab Antrean Puluhan Kilometer Menuju Pelabuhan Gilimanuk Jelang Nyepi
-
Dermaga Samarinda Awasi Ketat Muatan Antisipasi Insiden Kapal Karam
-
Bagaimana Etika Membalas Ucapan Lebaran di Grup WhatsApp agar Tetap Terlihat Akrab tapi Sopan?