Suara Denpasar - Bagi sebagian individu, diabetes merupakan suatu kondisi yang cukup serius karena berkaitan erat dengan kadar gula darah.
Tentunya hal ini juga perlu diawasi dengan cermat. Terutama dalam hal pola makan, terdapat pembatasan dalam konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, karena karbohidrat merupakan hal yang sebaiknya dihindari.
Akan tetapi, mengejutkannya, penderita diabetes masih diizinkan untuk mengonsumsi nasi dengan beberapa persyaratan tertentu.
Dikutip Suara Denpasar melalui kanal YouTube Eka Hospital, merangkum pandangan lengkap Prof Sidartawan Soegondo mengenai aturan dan ketentuan mengonsumsi nasi bagi penderita diabetes.
"Penderita diabetes diizinkan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi dan roti, namun jumlahnya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas tubuh," ungkap Prof Sidartawan Soegondo.
Jika kadar gula darah seseorang semakin tinggi, maka konsumsi nasi sebaiknya semakin dibatasi.
Konsumsi makanan juga harus disesuaikan dengan jadwal makan yang telah ditetapkan bagi penderita diabetes.
Mereka perlu memastikan bahwa asupan kalori yang mereka konsumsi mencukupi kebutuhan mereka. Selain itu, konsumsi gula juga harus diatur sedemikian rupa agar tidak berlebihan.
Prof Sidartawan menambahkan bahwa penderita diabetes dapat mengganti makanan sumber karbohidrat dengan alternatif lain seperti sayur, ikan, tahu, tempe dan makanan rendah karbo lainnya.
Baca Juga: Paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Jalani Tes Kesehatan Penuhi Syarat Pilpres 2024
Dengan mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan, ini juga dapat membantu penderita diabetes yang memiliki masalah kelebihan berat badan untuk mengurangi berat badan mereka dengan target yang dihitung berdasarkan berat badan ideal.
Oleh karena itu, semakin berat tubuh seseorang, semakin penting untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat berlebihan. Dengan kata lain, perencanaan makanan bagi penderita diabetes sangatlah krusial. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
KPK Bawa 60 Dokumen dari Rektorat Unsoed, Plt Rektor Tegaskan Tak Ada Pemeriksaan
-
Cashback Rp50.000 di Yoshinoya, Syaratnya Bayar Pakai BRImo Aja!
-
Polisi vs Polisi di Palangka Raya: Kanit Reskrim Ribut dengan Kasat Lantas, Satu Orang Luka
-
Hadapi Era AI, Pendidikan Didorong Bentuk SDM Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
-
Gempa 5,9 Magnitudo Sebabkan Pipa Bawah Tanah Pecah, Bagaimana Kondisi PLTN Jepang?
-
Bukan Soal Substansi, Pengacara Febrie Adriansyah Sebut Praperadilan Hanya Uji Prosedur
-
Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan
-
BRI Gelar Pemberdayaan UMKM Bersama Aksi Sosial Peduli NTT
-
DPR Tetapkan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Pertama
-
Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka