Suara Denpasar - Obat kumur yang mengandung andisepktik ternyata bisa meningkatkan resiko seseorang terkena diabetes.
Hal ini berdasar artikel di Medical News Today. Di mana peneliti dari The San Juan Overweight Adult Longitudinal Study (SOALS) mengadakan pengujian dengan melibatkan 1.206 orang dengan obesitas.
Para partisipan itu memiliki rentang umur 40-65 tahun dan diketahui tidak mengidap diabetes atau pun pre-diabetes serta kardovaskular. Jadi, semuanya dinyatakan sehat saat penelitian.
Dalam penelitian itu mereka yang awalnya hanya berkumur sekali dalam sehari diminta untuk berkumur dua kali. Ada juga yang diminta berkumur sekali sehari.
Tiga tahun kemudian didapati hasil yang mengejutkan di mana partisipan yang menggunakan obat kumur dua kali dalam sehari memiliki peningkatan risiko diabetes sebesar 55 persen.
Kok bisa? Peneliti senior Rakesh P. Patel dari Universitas Alabama, Amerika, menyatakan ini tidak lepas dari kandungan dalam obat kumur itu sendiri.
Yakni antibakteri. "Antibakteri, seperti klorheksidin yang mencegah gingivitis, kerusakan gigi, dan sejumlah masalah kesehatan mulut.
Sayangnya, senyawa ini juga dapat menghancurkan bakteri mulut yang baik dan penting untuk pembentukan nitrat oksida, " papar dia.
Akibatnya Nitrat oksida (NO) yang berperan penting dalam produksi insulin dan mengontrol gula darah tidak bisa dibentuk dengan optimal. Jadi, kadar gula darah akan meningkat dengan sendirinya.
"Oang yang terlalu sering menggunakan obat kumur akan memiliki sedikit bakteri nitrat oral. Akibatnya, masalah peradangan di rongga mulut lebih mudah terjadi. Pada akhirnya, kondisi ini menimbulkan masalah pada sistem produksi insulin. Ketika insulin tidak berfungsi sebagaimana mestinya, risiko diabetes pun meningkat, “ sebut ahli bedah mulut itu. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Perang Mobil Bekas 90 Jutaan: Avanza Tangguh, Ertiga Nyaman, atau Sigra Rasa Baru?
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026: Klaim 5 Juta Koin dan 500 Permata Gratis Sekarang
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Dream to You: Hwang In Yeop dan Hye Ri Hadapi Cinta dan Mimpi yang Tertunda
-
Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan