Suara Denpasar – Di tengah isu kemanusiaan yang memilukan yang tengah melanda Palestina akibat serangan Israel, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah kepemimpinan Erick Thohir menyatakan komitmen dan tawaran solidaritas kemanusiaan.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, dengan tulus hati menawarkan bantuan dan dukungan kepada Federasi Sepakbola Palestina.
Pada saat yang sulit ini, PSSI menyambut Federasi Sepakbola Palestina untuk menggunakan Indonesia sebagai "kandang" bagi Timnas Palestina saat mereka memainkan laga kandang kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia, yang dijadwalkan berlangsung bulan ini.
"Kami menawarkan Indonesia sebagai kandang bagi Palestina saat mereka memainkan laga kandang kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia bulan ini. Kandang kami adalah kandang Palestina juga," ujarnya dikutip dari laman resmi PSSI (5/11/2023).
Tawaran ini disambut dengan haru oleh Federasi Sepakbola Palestina, yang mengapresiasi komitmen dan dukungan yang ditunjukkan oleh PSSI.
Susan Shalabi, seorang wakil dari Federasi Sepakbola Palestina, mengucapkan terima kasih melalui pesan elektronik kepada Sekjen PSSI Yunus Nusi, yang telah menyampaikan belasungkawa dan rasa solidaritas kepada rakyat Palestina.
Oleh karena itu, Erick Thohir menawarkan agar Palestina dapat bermain di Indonesia dan akan menyediakan dukungan dalam bentuk akomodasi, transportasi darat, dan bahkan stadion untuk pertandingan tersebut dengan biaya sendiri.
Susan Shalabi mengapresiasi tawaran ini sebagai gestur luar biasa dari PSSI. Dia menyatakan bahwa tawaran tersebut sangat bermakna bagi rakyat Palestina yang sedang menghadapi masa-masa yang sulit.
Dia juga mengungkapkan terharu atas kebaikan hati PSSI dan kesediaan mereka untuk menjadi tuan rumah pertandingan antara Palestina dan Australia, meski akhirnya memilih Kuwait sebagai venue pertandingan.
Baca Juga: Deal! Dusan Stevanovic Bakal Punya Rekan Duet Baru, Siap Kawal Lini Pertahanan Persebaya?
Namun, tawaran ini juga mengundang perdebatan di kalangan netizen, terutama dalam konteks pengibaran bendera Palestina di stadion.
Beberapa netizen menyoroti ketidakselarasan antara tawaran Erick Thohir untuk menjadi kandang bagi Palestina dengan kebijakan larangan pengibaran bendera Palestina di stadion di Indonesia.
Berikut ini komentar yang dikutip dari kolom komentar akun IG @timnasbolaindonesia.
“Giliran bendera palestina y berkibar club y didenda, tolonglah pa ketum biarkn saja bendera palestina n indonesia berkibar berbarengan di stadion,” ujar akun IG @mhsanalasyari.
“Tapi ko suporter ngibarin bendera Palestina didenda..?” tulis akun IG @rhmt.f23.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit