Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-17 membuat kejutan pada laga pembuka Grup A Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan berhasil menahan imbang tim kuat Amerika Latin, Ekuador, dengan skor 1-1 pada Jumat (10/11). Meskipun hasil ini disambut positif, pelatih Bima Sakti mengakui bahwa beberapa pemain mengalami penurunan kondisi selama pertandingan.
Bima Sakti, pelatih Timnas U-17, menyatakan apresiasi terhadap kerja keras semua pemain dalam pertandingan yang berlangsung sangat ketat.
"Ini adalah kerja keras semua pemain, dan terima kasih buat doa masyarakat pecinta sepak bola yang ada di stadion GBR maupun yang ada di rumah menonton lewat televisi," ujar Bima Sakti dikutip dari Antara News (11/11/2023).
Ia juga menyoroti dukungan penuh dari para suporter yang turut memberikan semangat ekstra pada tim.
Meskipun meraih satu poin di laga pembuka, Bima Sakti mengungkapkan bahwa kondisi beberapa pemain menurun dan berharap pemulihan dapat dilakukan dalam dua hari menjelang pertandingan selanjutnya melawan Panama.
"Kondisi pemain hari ini banyak pemain yang kondisinya menurun. Ada waktu dua hari kita bisa recovery lagi. Semoga pemain bisa lebih baik nanti saat lawan Panama," tambahnya.
Salah satu pemain Timnas U-17, Iqbal Gwijangge, juga memberikan komentar terkait pertandingan tersebut.
"Permainan pertama ini sangat berat ya saya rasa. Mungkin karena permainan pertama, tapi saya rasa semua pemain sudah bekerja keras," ujar Iqbal Gwijangge.
Dia menekankan perlunya fokus dan evaluasi untuk memperbaiki performa tim dalam menghadapi tantangan selanjutnya.
Baca Juga: Biodata dan Profil Ikram Al Gifarri, Kiper Utama Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023
Timnas U-17 Indonesia selanjutnya akan menghadapi timnas Panama pada tanggal 13 November 2023. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja