Suara Denpasar - Timnas Indonesia bakal melawan Irak di Stadion Internasional Basra dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jelang duel keduanya, suporter Irak diketahui meremehkan skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong.
Dalam postingan akun iraqifootballgalery, Suporter Timnas Indonesia optimis bakal mencuri poin penuh melawan Irak.
Namun, optimisme Suporter Garuda tersebut justru mendapatkan balasan yang tak terduga dari Suporter Irak.
Suporter Irak menyindir peringkat FIFA Timnas Indonesia yang jauh di bawah Irak sehingga bagi mereka mustahil anak asuh Shin Tae Yong mampu mencuri kemenangan.
Seperti yang telah diketahui, Irak saat ini berada di peringkat 68, sedangkan Timnas Indonesia berada di peringkat 145 FIFA.
"Tanpa bendera merah putih yang berkibar di sana, tapi Timnas Indonesia akan pulang dengan poin tiga," tulis akun @qori_rahmat Dikutip dari laman komentar postingan Instagram iraqifootballgalery.
"Apakah kalian gila? Tim kalian peringkat 145 dan kami 68," tulis akun @qq__x__pp.
Sebagai informasi, Sebanyak 65 ribu tiket telah ludes dijual, sehingga suporter Irak bakal memenuhi Stadion Internasional Basra untuk menyaksikan laga antara Timnas Indonesia melawan Irak pada Kamis (16/11) besok.(/Rizal)
Baca Juga: BRI Liga 1 : Bali United Potensi Coret 2 Pemain Asing Jelang Kontra Madura United
Berita Terkait
-
Skuad Shin Tae Yong Siap Mental? Tekad Kemenpora Irak untuk Teror Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia
-
Jelang Timnas Indonesia Kontra Irak, Starting Line Up yang Diturunkan Shin Tae Yong Bocor? Ada Jordi Amat
-
Sudah Punya Gambaran Kekuatan Irak, Egy Maulana Vikri Percaya Diri Bawa Pulang Hasil Positif
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama