Suara Denpasar – Kabar gembira datang dari persepakbolaan Indonesia. Sayap kiri tim Liga 1 Belanda, Fortuna Sittard yakni Ragnar Oeratmangoen kini sudah tiba di Jakarta guna melanjutkan proses naturalisasi agar bisa bermain bagi Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong. Dikutip dari instagram timnasbolaa, pemain berusia 25 tahun itu memiliki darah Maluku dari kakek dan neneknya.
“WELCOME! RAGNAR ORATMANGOEN (25) TELAH SAMPAI DI JAKARTA UNTUK PROSES NATURALISASI! Timnas Indonesia bakal ketambahan pemain depan baru yakni Ragnar Oratmangoen. @Oratmangoen. Pemain Liga teratas Belanda ini sudah berada di Jakarta untuk mengurus proses naturalisasi”, ujar timnasbolaa.
Masih dari sumber yang sama, pemain berusia 25 tahun itu memiliki darah Maluku dari kakek dan neneknya.
“Sekadar diketahui, Ragnar Oratmangoen merupakan sosok pemain yang memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya asal Maluku. Kendati demikian, winger 25 tahun tersebut lahir dan dibesarkan di Belanda”, tutup akun timnasbolaa.
Dikutip dari Transfermarkt.co.id, Ragnar kini telah bermain 8 kali bagi klubnya Fortuna Sittard. Pemain yang berposisi sebagai sayap kiri itu merupakan angin segar bagi kebijakan naturalisasi Timnas Indonesia. Pasalnya pemain yang dinaturalisasi kebanyakan berposisi sebagai bek.
Kedatangan Ragnar diprediksi akan memperkuat lini serangan Timnas Indonesia yang dianggap kurang klinis dalam segi penyelesaian akhir. Pemain kelahiran Oss, Belanda itu kini memiliki market value sebesar 7,82 miliar. Banyak yang berharap ia dapat menjadi solusi tumpulnya lini depan Indonesia. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'