Suara Denpasar – Ajang MasterChef Indonesia season 11 menyisakan kontroversi di kalangan netizen Indonesia. Pasalnya, kompetisi memasak tersebut dinilai blunder hingga dituding melakukan diskriminasi pada kelompok tertentu.
Tudingan ini ramai dilontarkan oleh netizen di kolom komentar Instagram MasterChef Indonesia @masterchefina.
Kontroversi MasterChef Indonesia bermula dari keluarnya Belinda sebagai pemenang. Hal ini dinilai tak adil lantaran skill yang dimiliki Belinda tidak lebih baik dari Kiki. Bahkan Kiki sempat membantu Belinda untuk memotong daging pada sesi kompetisi.
Aksi tersebut terlihat dari unggahan foto di akun Instagram milik Kiki. Tak berhenti disitu, Master Chef Indonesia dinilai blunder lantaran hadirnya sosok Capres Ganjar Pranowo.
Bahkan Ganjar Pranowo mendapat kehormatan untuk menyerahkan hadiah kepada pemenang MasterChef Indonesia.
“Ini lagi. Bukan yg punya rcti. Bukan gubernur dki. Dikasih panggung buat penyerahan piala. Acara terkocak,” komentar akun @mimanmimen
“Acara bermuatan politik dan diskriminasi gabakal gua tonton lagi,” komentar akun @akbardaulay_
“Unfollow berjamaah. Dadah MCI aku ga bakalan nonton kamu lagi,” komentar akun @its.lalabell
“Itu banteng ngapain ?” komentar akun @furqonciptaismaya
“MCI lebih baik stop dulu deh, perbaiki dulu sistemnya dan profesionalitasnya,” komentar akun @edy.melon
“Bau nya udah gk sedap lagi soalnya d campur bumbu" Politik,” komentar akun @baim_cooling_sero
“Politik ikut masuk ke MCI jg ya ? boikot ahh,” komentar akun @supriatnasari_87.
“Ga cindo ga asik .Eh trus itu apa gunanya ada capres di eps final? Kampanye? T*iii banget,” komentar akun @nurmuharram.
“Lu cindo punya bavkgroun lulusan LCB lu juara! Skill no sekian, bisa masak dadar klorofil aja udah cukup! Chuaakz,” komentar akun @kyuhwa731. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara