Suara Denpasar - Manajer Manchester United, Erik Ten Hag kembali menurunkan Andre Onana dalam laga menjamu Bournemouth di Old Trafford, pada Sabtu (9/12/2023).
Sebelumnya, Onana dikritik oleh fans karena melakukan blunder fatal ketika Manchester United melawan Galatasaray di Liga Champions.
Unggul 3-1, blunder Onana membuat laga tandang melawan Galatasaray berakhir imbang 3-3 dan membuat nasib Setan Merah di Liga Champions berada di ujung tanduk.
Sebelumnya Manchester United tampaknya telah berada di performa terbaiknya di Premier League, dengan Erik Ten Hag memenangkan penghargaan Premier League Manager of the Month.
Namun kekalahan dari Bournemouth menunjukkan performa Manchester United masih jauh dari stabil.
Salah satu pemain yang menjadi sasaran kritik oleh fans adalah Andre Onana.
Kiper yang pernah bermain untuk Inter Milan dan Ajax tersebut menghadapi empat tembakan tepat sasaran dan kebobolan tiga kali, yang seharusnya dia lakukan dengan lebih baik.
Melansir laman Extra.ie, salah satu penggemar Manchester United mengungkapkan kekecewaannya pada penampilan Onana.
“Onana bermain melawan kami,” tulisnya.
Baca Juga: Gebyar Seni Reog Ponorogo, Ajang Pemersatu Warga Indonesia di Malaysia
“(Selama ini) Onana terkenal (dengan kebiasaannya) keluar dari garis (gawang). Kini ia tetap berada di garisnya seperti instruksi manajer dan masih terus kebobolan,” tulis fans yang lainnya.
“Yang harus Anda lakukan untuk mencetak gol ke gawang Onana adalah (hanya dengan) melakukan tembakan tepat sasaran,” ungkap penggemar yang lain.
Selanjutnya Manchester United akan melawan Bayern Munich pada Rabu (13/12/2023).
Bermain di kandang hasil pertandingan akhir di fase grup Liga Champions akan menentukan nasib Manchester United.
Belum ada kabar pasti apakah Erik Ten Hag akan memarkir Andre Onana pada laga tersebut. Namun mengingat performanya yang buruk belakangan ini, bukan tidak mungkin manajer asal Belanda itu akan menurunkan Bayindir sebagai pengganti. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel