Suara Denpasar – Kiper baru Persib Bandung berpaspor Filipina, Kevin Ray Mendoza bertekad menuntaskan dendam pribadinya usai gagal memetik hasil manis di laga debut bersama klub barunya itu.
Kiper yang ditaksir memiliki nilai pasar RP 4,35 miliar dari laman Transfermarkt itu siap memberikan kemampuan terbaiknya bagi Persib guna memetik tiga poin dari kandang Bali United.
Ray Mendoza mengaku sedih gagal memberikan kemenangan di hadapan suporter Persib, Bobotoh saat takluk 0-2 dari Persik Kediri pada Minggu (10/12/2023) lalu.
“Tentunya saya merasa sangat sedih, pertandingan yang sulit bagi seorang kiper karena kebobolan dua gol,” ujar Mendoza dilansir dari laman resmi klub, Selasa (12/12/2023).
“Kami tidak memainkan permainan terbaik kami dan kami tidak boleh down karena ini,” imbuhnya.
Laga melawan Bali United memang menjadi laga yang menentukan bagi kedua tim untuk bisa terus bersaing di papan atas klasemen dengan terus berada di posisi empat besar untuk menjaga peluang menembus babak championship series.
Pasalnya, kekalahan dari Persik pekan lalu membuat tim berjuluk Maung Bandung harus rela posisinya dikudeta Bali United.
Saat ini kedua tim hanya terpaut jarak satu poin, Bali United di posisi runner up dengan koleksi 40 poin sedangkan Persib di peringkat ke-3 mengoleksi 39 poin.
Mendoza pun memprediksi laga melawan Bali United akan menjadi laga yang sulit bagi dirinya karena kedua tim akan sama-sama tampil ngotot merebut tiga poin.
Baca Juga: Marshanda Puji Vicky Prasetyo Begini, Netizen Langsung Beri Peringatan
“Yang saya pikirkan adalah tentunya ini akan menjadi laga yang sulit lagi. Kami harus menang untuk bisa tetap berada di empat besar,” jelas kiper berusia 29 tahun itu.
Mendoza didatangkan Persib di jendela transfer paruh musim BRI Liga 1 2023-2024 bersama dengan Stefano Beltrame untuk menambah kekuatan tim.
Kehadirannya memberi opsi tambahan bagi Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak di sektor penjaga gawang. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability