Suara Denpasar - Pemain Borneo FC yang tampil gemilang dengan menempati posisi puncak klasemen, menikmati masa liburan selama jeda BRI Liga 1 2023/2024 yang berlangsung nyaris 2 bulan.
Namun para pemain Borneo FC Samarinda justru mendapat ultimatum keras dari pelatih mereka, Pieter Huistra.
Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan bahwa dirinya memberikan dua opsi kepada para pemain Borneo FC yang menikmati musim liburan.
“Kamu mempunyai dua pilihan, kamu bisa mengambil dua bulan untuk berlibur dan kualitasmu bisa seperti awal musim atau kamu bekerja dengan keras, berlatih dengan keras, dan melakukan persiapan,” kata Juru taktik asal Belanda itu.
“Kita harus bisa memilih satu dari dua pilihan ini,” lanjutnya.
Ultimatum tersebut bermaksud agar pemain Borneo FC tidak terlena dengan tren positif yang mereka raih sebelumnya. Sehingga mereka diharapkan bisa menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat liga kembali dimulai.
Tak hanya membakar semangat para pemainnya, Pieter Huistra juga disebutkan telah mempersiapkan program latihan ketika para pemain kembali dari masa liburan.
Selain itu ia juga yakin kalau timnya akan bisa melanjutkan tren positif sebelumnya di sisa laga yang tersisa di paruh kedua BRI Liga 1 2023/2024.
“Sekarang kami akan rehat sejenak dan untuk pekan ke-24 akan masih banyak hal yang akan dikerjakan karena kami suka melakukan improvisasi setiap waktu dan kami harus lebih baik lagi nantinya,” ujar Pieter Huistra dikutip dari laman resmi LIB.
Baca Juga: Jawaban Spontan Kiano Anak Baim Wong Saat Kuku Kaki Terlepas Ini Bikin Warganet Terkejut
“Kami akan melakukan persiapan pertandingan. Pemain melakukan kerja keras dan itu berhasil dan itu sangatlah penting bagi semua orang dan juga hasil akan datang, 100 persen percaya akan hal itu,” pungkasnya
Saat ini Borneo FC nyaman di puncak klasemen BRI Liga 1 2023/2024 dengan mengumpulkan 51 poin. Mereka berjarak 10 poin dengan Bali United yang berada di peringkat 2. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran