Depok.suara.com, Ramainya kabar tentang nama Citayam Fashion Week yang didaftarkan ke HAKI oleh PT Tiger Wong perusahaan milik Baim Wong dan istrinya mendapat sorotan dari dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dalam sebuah unggahan di media sosial Twitter nya Ridwan Kamil mengunggah tulisan yang intinya tidak semua urusan didunia ini harus selalu dilihat dari sisi komersial saja.
"Dear Baim Wong dkk, Nasehat saya, tidak semua urusan di dunia ini harus selalu dilihat dari sisi komersial," tulis Ridwan Kamil sperti dikutip akun twitter@ridwankamil.
Lebih lanjut Ridwan Kamil mengungkapkan, Fenomena Citayam Fashion Week itu adalah gerakan organik akar rumput yang tumbuh kembangnya harus natural dan organik pula.
"Biarkan tetap Slebew bukan Haute Couture," katanya.
"Ada kalanya mereka hanya butuh ruang ekspresi. Dan tidak perlu negara turut campur terlalu jauh. Tidak perlu pula individu2 di luar komunitasnya ikut-ikutan mengatur-ngatur," sambungnya.
Jikapun ingin diorganisasikan lebih baik, kata Ridwan Kamil, biarlah mereka sendiri yang mengurusnya melalui komunitasnya. Oleh mereka bukan anda.
"Anda dan istri sudah hebat punya kerja-kerja luar biasa. Lanjutkan. Tapi bukan untuk inisiatif yang ini," tuturnya.
"Saran saya, pendaftaran HAKI ke Kemenkumham dicabut saja. Terima kasih jika bisa memahaminya. Hatur Nuhun," tambahnya.
Baca Juga: Kronologi Adik Habisi Nyawa Kakak Kandung Gegara Asmara Tak Direstui
Berita Terkait
-
Citayam Fashion Week Diduga Sebabkan Macet, Warganet : Penyebabnya Kalian yang Bawa Mobil
-
Citayam Fashion Week Didaftarkan ke HAKI, Ridwan Kamil: Biarkan Tetap Slebew Bukan Haute Couture
-
Pemkot Jaksel Usul Citayam Fashion Week Digelar di Mal yang Sepi
-
Profil PT Tiger Wong Entertainment Milik Baim Wong yang Mendaftarkan Merek Citayam Fashion Week
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung