Depok.suara.com - Keinginan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) meninggalkan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) nyatanya belum padam. Mereka akan segera menggelar rapat Eksekutif Komite (Exco) untuk membahas wacana tersebut.
Hal itu disampaikan Sekjen PSSI, Yunus Nusi. Dia mengatakan dalam waktu dekat ini akan digelar rapat Exco yang bakal membahas banyak hal tak terkecuali wacana hengkang dari AFF.
Sejauh ini, PSSI masih mengkaji apakah jadi keluar dari AFF atau tidak. Yunus Nusi menegaskan sejauh ini PSSI masih menjadi bagian dari AFF.
"Jadi setelah ini kita akan diskusikan dengan anggota Exco PSSI untuk membahas untung ruginya kita keluar atau tidak dari AFF. Setelah itu baru kita putuskan,” kata Yunus Nusi dilansir dari laman PSSI.
"Beri kami waktu dulu. Setelah semua clear, pada waktunya kita akan sampaikan kepada publik," paparnya.
Timnas Indonesia U-19 terhenti di fase grup setelah kalah head to head dari Vietnam dan Thailand. Hasil ini dianggap tidak adil oleh netizen Tanah Air.
Sebab, Timnas Indonesia U-19 cukup produktif dengan banyak gol yang diciptakan. Sementara Vietnam dan Thailand disebut-sebut 'bermain mata' dalam matchday terakhir Grup A yang berakhir imbang 1-1.
Terkait hal ini, PSSI melayangkan surat ke AFF mempertanyakan fair play atau tidak laga Vietnam kontra Thailand. Dalam surat balasan dari AFF disebut tak ditemukan hal mencurigakan dari laga tersebut.
Dalam surat balasan yang disampaikan, AFF menunjuk Sports Radar untuk melihat adanya indikasi kecurangan dalam pertandingan. AFF juga menghadirkan ahli analisa teknis untuk memberikan masukan dan mempelajari laporan pengawas dan perangkat pertandingan.
Baca Juga: Tak Mampu Bayar Biduan, Ibu Ini Nyanyi di Panggung
Tak hanya itu AFF juga meminta masukan dari Ketua Komite Hukum AFF yang juga merupakan Ketua Komite Disiplin (Komdis) AFC.
Dengan semua masukan tersebut di atas, disimpulkan bahwa tidak ada peraturan yang dilanggar dalam pertandingan 12 menit terakhir antara Vietnam dan Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Imigrasi Sumut Percepat Pembentukan Kantor Imigrasi Labuhanbatu
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Dipolisikan, Penyebar Isu Erin Taulany Aniaya ART Terancam 3 Tahun Penjara
-
Rumah Anisa Rahma Kebakaran, 3.500 Mushaf Ditemukan Tetap Utuh
-
5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Khidmat dan Penuh Makna
-
Detik-detik Dishub Hentikan Kendaraan, 3 Truk Langsung Tabrakan Beruntun di Palembang
-
Roy Kiyoshi hingga Barongsai Terancam Batal: Polisi Larang Kimsin Reunion Festival di Klenteng Tuban
-
26 Kode Redeem FC Mobile 30 April 2026: Sikat Ronaldo TOTS dan Olise Tanpa Top Up Dijamin Gacor