/
Kamis, 01 September 2022 | 14:04 WIB
Sejumlah penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bojonggede terlihat antre. (Bogordaily.net)

Depok.suara.com - Pihak KAI merespon insiden pelecehan seksual yang menyasar seorang pria dalam rangkaian kereta relasi Angke-Cikarang dengan nomor 5026B.

Hal yang membuat hebih adalah aksi pelecehan seksual ini dilakukan oleh sesama pria sehingga membuat heboh warganet di media sosial.

Leza Arlan Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter menyatakan siap memberikan dukungan penuh dan melindungi korban. KAI Commuter juga akan mendampingi korban untuk menindaklanjuti kasus ke proses hukum.

"KAI Commuter siap memberikan dukungan penuh dengan melindungi dan mendampingi korban untuk menindaklanjuti ke proses hukum," kata Leza saat dikonfirmasi, Kamis (1/9/2022).

Guna mencegah agar insiden serupa tidak terjadi, KAI Commuter memasang CCTV analytic di stasiun untuk memantau pelaku yang sudah menjadi data base di sistem.

"Sehingga apabila pelaku terekam dalam CCTV analytic masuk Stasiun akan tidak diperbolehkan masuk," papar Leza.

Tidak hanya itu, KAI Commuter akan menugaskan petugas bekerjasama dengan pihak wajib untuk melaporkan setiap kejadian tinda asusila di dalam commuterline dan stasiun. 

Meski demikian, KAI Commuter juga tetap meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan asusila atau tindakan yang melanggar norma-norma agama.

"Selain itu, KAI Commuter juga melakukan kampanye-kampanye pencegahan tindak asusila secara masif melalui media-media elektronik maupun sosialisasi yang selalu di sampaikan petugas announcer baik di dalam Commuterline maupun di stasiun," tambah dia.

Baca Juga: Jumlah Korban Laka Maut di Bekasi Jadi 33 Orang, Polisi Beberkan Faktanya

Viral Pria Dilecehkan Pria Di Gerbong KRL

Kejadian itu viral di media sosial dan dibagikan oleh akun Instagram @jalur5. Akun tersebut mengunggah gambar beserta kronologi kejadian pelecehan seksual tersebut.

Pada slide pertama terdapat foto seorang pria memakai jaket berwarna hijau, topi, dan tangannya yang memegang ponsel genggam tampak menutupi bagian wajah. Diduga gambar pria tersebut merupakan pelaku pelecehan seksual dalam rangkaian KRL tersebut.

"Terjadi pelecehan seksual laki-laki ke laki-laki di KRL @commuterline seri TM 6000, 60xx Blue Line Angke-Cikarang," tulis akun tersebut sebagaimana dikutip Suara.com, Selasa (30/8/2022).

Dalam narasi unggahan, disebutkan aksi pelecehan seksual tersebut terjadi dalam rangkaian KRL dengan trayek Angke-Cikarang. Pelaku melancarkan aksinya ketika KRL melaju dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Karet.

"Lalu meraba-raba korban saat mendekati Stasiun Karet."

Load More