Suara.com - KAI Commuter merespons insiden pelecehan seksual yang menyasar seorang pria dalam rangkaian kereta relasi Angke-Cikarang dengan nomor 5026B. Aksi pelecehan seksual yang juga dilakukan seorang pria itu sebelumnya viral di media sosial.
Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan menegaskan, pihak siap memberikan dukungan penuh dan melindungi korban. KAI Commuter juga akan mendampingi korban untuk menindaklanjuti kasus ke proses hukum.
"KAI Commuter siap memberikan dukungan penuh dengan melindungi dan mendampingi korban untuk menindaklanjuti ke proses hukum," kata Leza saat dikonfirmasi, Kamis (1/9/2022).
Diketahui, insiden pelecehan seksual itu terjadi pada Selasa (30/8/2022) lalu sekitar pukul 09.07 WIB. Guna mencegah agar insiden serupa tidak terjadi, KAI Commuter memasang CCTV analytic di stasiun untuk memantau pelaku yang sudah menjadi data base di sistem.
"Sehingga apabila pelaku terekam dalam CCTV analytic masuk Stasiun akan tidak diperbolehkan masuk," papar Leza.
Tidak hanya itu, KAI Commuter akan menugaskan petugas bekerjasama dengan pihak wajib untuk melaporkan setiap kejadian tinda asusila di dalam commuterline dan stasiun. Meski demikian, KAI Commuter juga tetap meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan asusila atau tindakan yang melanggar norma-norma agama.
"Selain itu, KAI Commuter juga melakukan kampanye-kampanye pencegahan tindak asusila secara masif melalui media-media elektronik maupun sosialisasi yang selalu di sampaikan petugas announcer baik di dalam Commuterline maupun di stasiun," tambah dia.
Viral Pria Dilecehkan Pria Di Gerbong KRL
Kejadian itu viral di media sosial dan dibagikan oleh akun Instagram @jalur5. Akun tersebut mengunggah gambar beserta kronologi kejadian pelecehan seksual tersebut.
Baca Juga: Heboh! Seorang Pria Penumpang KRL Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Sesama Jenis
Pada slide pertama terdapat foto seorang pria memakai jaket berwarna hijau, topi, dan tangannya yang memegang ponsel genggam tampak menutupi bagian wajah. Diduga gambar pria tersebut merupakan pelaku pelecehan seksual dalam rangkaian KRL tersebut.
"Terjadi pelecehan seksual laki-laki ke laki-laki di KRL @commuterline seri TM 6000, 60xx Blue Line Angke-Cikarang," tulis akun tersebut sebagaimana dikutip Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Dalam narasi unggahan, disebutkan aksi pelecehan seksual tersebut terjadi dalam rangkaian KRL dengan trayek Angke-Cikarang. Pelaku melancarkan aksinya ketika KRL melaju dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Karet.
"Lalu meraba-raba korban saat mendekati Stasiun Karet."
Akun itu menuliskan kalau korban langsung turun di Stasiun BNI City. Dalam keterangan di unggahan itu, korban disebutkan memberanikan diri untuk berbicara melalui akun Twitternya setelah beberapa waktu memulihkan diri.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Buka Peluang Ajak KRL Gabung Tarif Integrasi Transportasi Rp10 ribu
-
Viral! Oknum Ojol Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Wanita Korban Kecelakaan
-
KAI Commuter Siap Dampingi Pria yang Jadi Korban Pelecehan Seksual Ambil Langkah Hukum
-
Heboh! Seorang Pria Penumpang KRL Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Sesama Jenis
-
Viral Pria Pengguna KAI Alami Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Korban Sampai Tak Berkutik
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati