Depok.suara.com - Jeje salah satu ikon Citayam Fashion Week dan yang mempopulerkan kata-kata 'slebew' akan bicara ketika ramai ungkapan gaul itu diblokir di KBBI.
Dikabarkan baru-baru ini kata 'slebew' diblokir oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Kata tersebut populer dari Fenomena Citayam Fashion Week. Diviralkan seorang perempuan bernama Jeje. Sehingga ia sering disebut dengan Jeje Slebew. Kata 'slebew', dinilai Kominfo mengandung unsur pornografi.
Mengetahui kata tersebut diblokir Kominfo, Jeje pun membuka suara. Ia membantah kalau dirinya yang jadi pencetus kata tersebut, melainkan istilah tersebut memang sudah ada sejak lama.
“MANA ADA JEJE PENDIRI DARI KATA “slebew”, buka tulisan di Instagram Story @911jelicascalling.
“Sebelum ada nya gue niruin suara slebew kan memang ada orang dahulu yang buat kata kata “slebew”” lanjut Jeje.
Berbanding terbalik dengan makna yang dinilai oleh Kominfo, Jeje menjelaskan bahwa istilah ‘slebew’ versi yang ia tahu itu adalah bahasa gaul anak zaman sekarang yang bermakna pujian. Ia pun mencontohkan dalam story-nya tersebut.
“Btw untuk informasi, slebew in tempat gaul yang artinya “anji* keren” “kece” “cool” tp di pelesetin jd kata-kata “slebew” aja, yang gue tau pun artinya seperti itu di pergaulan anak jaman skrg,” tulis Jeje Citayam.
Namun, dari penelusurannya kata ‘slebew’ identik dengan hal-hal dewasa yang berbau pornografi.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris, Ditahan Aston Villa, Man City Gagal Gusur Arsenal
Di mana, istilah ‘slebew’ merupakan plesetan dari kata-kata dewasa untuk menyebut pornografi secara halus.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?