Depok.suara.com, Warga korban penggusuran di Kecamatan Cipayung mendatangi rumah pribadi Walikota Depok di Kawasan Jatimulya, Cilodong untuk mengadukan nasib mereka terkait pemberian kompensisasi berupa rumah kontrakan yang lokasi jauh dari akses jalan utama.
Salah satu warga Dian, kepada wartawan mengatakan kedatangannya ke rumah pribadi Wali Kota Depok tersebut untuk mengadukan kontrakan yang diberikan jauh dari akses jalan utama.
“Kami yang terdampak itu di tempatkan di kontrakan yang masuk ke dalam, akses jalannya jauh,"katanya.
Dia menambahkan ada lansia seperti kakek-kakek sama nenek-nenek yang ditempatkan di blok barat, lokasinya jauh dari penduduk, bawahnya sungai, belakangnya tempat sampah.
Lokasi kontrakan yang diberikan pihak Kecamatan sangat tidak layak tentunya.
Lima kontrakan yang diberikan oleh Pemkot Depok itu tidak menjadi sebuah solusi bagi para korban penggusuran, dan malah berdampak kepada perekonomian mereka.
"Di tempat kami yang sebelumnya kami memiliki usaha, kalau aksesnya ada di dalam seperti ini bagaimana dengan kehidupan kami setiap harinya,” katanya.
Atas dasar itu para warga nekat menunggu di depan gerbang rumah Wali Kota Depok. Namun, Walikota Depok itu tidak dapat ditemui oleh warga.
"Kami tunggu pak wali ternyata tidak keluar, yang keluar itu malah Satpol PP. Kami hanya berenam tetapi jumlah mereka lebih dari sepuluh,” jelasnya.
Baca Juga: Pratama Arhan Nihil Kontribusi dalam Laju Impresif Tokyo Verdy di Piala Kaisar 2022
Pihaknya ingin bertemu dengan Wali Kota untuk meminta solusi terbaik bagi para korban yang terkena penggusuran.
“Kami belum mendapatkan tempat usaha baru, kalau seperti ini makan dan biaya sekolah anak dari mana? Kami butuh solusi,”katanya.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Pol PP Kota Depok menertibkan sekitar 14 bangunan yang dijadikan kios dan rumah berdiri di lahan Pemkot Depok di RW 04 Kelurahan Cipayung.
Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, bangunan semipermanen yang difungsikan sebagai tempat tinggal dan usaha itu berdiri di lahan milik pemkot.
"Dari 14 bangunan ada tujuh bangunan yang sudah kosong penghuninya. Nah sekarang ini sudah ada lima rumah yang masih perlu dibantu pembenahannya," katanya.
Dia mengatakan tak ada penolakan dari warga atas penertiban yang dilakukan tim terpadu Pemkot Depok.
Berita Terkait
-
7 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Albar Mahdi, Santri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo
-
Video Ngamuk Gegara Lumpur Viral, Netizen : Pasha for Walikota Depok
-
Warganet Puji Aksi Pasha Ungi Turun ke Jalan Becek untuk Bantu Warga: Calon Walikota Depok Selanjutnya!
-
Seorang Perempuan Datangi Suaminya di Tengah Lapangan Saat Pertandingan Bola Tarkam, Warganet: Suami Takut Istri
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China