Depok.suara.com - Suami di Sampang berinisial S (40) gelap mata melihat foto telanjang istrinya beredar di media sosial. Foto tersebut diunggah Taklik (46), selingkuhan sang istri. Ia pun emosi hingga menghabisi Taklik hingga tewas.
Sebelumnya, aksi pembunuhan di Banyuwates, Sampang, Madura itu terjadi pada Kamis (8/9) Minggu lalu.
Mengutip dari detikcom, dalam pengakuannya, S nekat menghabisi korban karena menaruh dendam. Pemicunya karena korban diketahui menyebarkan foto dan video intimnya dengan sang istri.
"Dia (korban) meng-upload foto foto telanjang istri saya," ungkap S, Senin (12/9/2022).
Lebih lanjut, pelaku menyebut korban memposting foto dan video intimnya bukan sekali, tapi berkali-kali. Hal ini lah yang kemudian membuat pelaku sakit hati.
"(Upload foto telanjang) itu bukan hanya sekali dua kali, tetapi sering kali," tambah S.
Sementara itu, Kapolres Sampang, AKBP Arman membenarkan motif kejadian tersebut dipicu rasa sakit hati pelaku yang merasa terganggu oleh ulah korban. Korban bahkan beberapa kali mengancam istri pelaku.
"Menurut pengakuan pelaku, korban bukan hanya mengancam menyebarkan foto intim bersama istrinya. Namun foto-foto intim mereka diunggah ke Facebook ini lah yang membuat pelaku kemudian dendam," ungkap Arman.
S mengaku, pembunuhan itu tak direncanakan. Karena saat itu, ia secara tak sengaja bertemu korban di tempat pemotongan rambut. Seketika itu, ia teringat dendamnya dan langsung membacok korban dengan membabi buta.
Baca Juga: Gara-gara Kucing Tidur, Momen Akad Nikah Ini Gagal Estetik
"Waktu itu saya pas kebetulan ada di sekitar tempat potong rambut (TKP) dia nggak tau saya tapi saya tahu dia lewat postingan foto intimnya bersama istri saya, ya sudah langsung saya tusuk dia (korban)," kata S di hadapan penyidik.
Korban sendiri dibacok hingga tewas dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Akibatnya, sejumlah luka di bagian paha, tangan, badan dan dagu sebelah kanan ditemukan di tubuh korban.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita celurit yang digunakan untuk menghabisi korban dan satu setel pakaian korban sebagai barang bukti.
Sebelumnya, kasus ini berawal dari temuan seorang pria paruh baya asal Bangkalan tewas dibacok orang tak dikenal di Desa/Kecamatan Banyuates, Sampang. Saat itu korban hendak pergi potong rambut.
"Pembacokan tersebut terjadi di tempat potong rambut di Desa Banyuates. Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB tadi pagi," ujar Kapolres Sampang, AKBP Arman kepada wartawan, Kamis (8/9/2022)
Korban atas nama Taklik (46). Warga Bangkalan tersebut ditemukan tewas dengan kondisi luka di sekujur tubuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Dituduh Persulit Bertemu Anak, Virgoun Balas dengan Foto Ini Bikin Inara Rusli Tak Berkutik
-
Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
-
Menikmati Bali Lewat Seni yang Bicara tentang Semesta dan Jiwa
-
Kalimat Kebaikan Ayah dan Visi Duniaku
-
Menyelami Buku Empat Arketipe: Warisan Psikis Manusia Menurut Carl Gustav Jung
-
Tanpa Ramon Tanque, Bojan Hodak Tetap Optimis Persib Bandung Bisa Bungkam Malut United di Bandung
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?