Depok.suara.com - Pemerintah Telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat miskin yang terdampak kenaikan harga BBM.
Bantuan biasanya disalurkan dititik bagi kelurahan sesuai penjadwalan. Namun, rupanya tak semua masyarakat miskin dapat menikmati BLT tersebut.
Hal itu diketahui melalui unggahan akun Tiktok @anisasuryani8648 yang memperlihatkan salah satu emak-emak marah lantaran tidak menerima BLT dari pemerintah. Masih belum diketahui, alasan pemerintah setempat tidak memberikan ibu tersebut bantuan.
"Korban gak dapat BLT, yang miskin sabar kasih kesempatan yang kaya dulu mungkin masih kurang, Allah masih kasih rezeki buat yang miskin" tulisnya dalam keterangan akun tersebut, Rabu (14/9/2022).
Akun tersebut viral di media sosial, hingga akhirnya memancing komentar warganet. Banyak yang merasa miris akan kejadian tersebut. Bahkan, beberapa menyebut kejadian seperti itu sudah biasa.
"Memang begitulah dilapangan. Kalau punya saudara kades atau lurah walaupun keluarganya berada tetap aja dapet," ujar seorang warganet.
"Yang dapet duluan biasanya keluarga perangkat desa," ucap warganet lain.
"Udah biasa di kampungku juga orang-orang mampu dapet BLT yang tidak mampu hanya melihat saja," pungkas warganet.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Libas Timor Leste 4-0, Shin Tae-yong: Saya Puas
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan