Depok.suara.com - Mantan Sekdes Banyuasin Kembaran, Kacamatan Laono, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Andika Sari, alias Bu Sekdes AS yang beberapa waktu lalu viral, kini membuat video terbaru di akun TikTok pribadinya.
Dirinya tampak seperti menyindir warganya serta warganet karena kecaman atas video dirinya dugem dan menenggak minuman. Sebab, gara-gara videonya itu viral, Andika Sari dipecat.
Dikutip SuaraSumbar.id, Jumat (16/9/2022), Bu Sekdes AS berbicara mengomentari demonstrasi warganya. Aksi massa itu diketahui untuk memprotes dirinya yang dianggap tak bermoral.
Karena demo warga dan protes dari warganet, Kepala Desa Banyuasin Kembaran Ahmad Abdul Azis langsung memecat Andika Sari dari jabatannya.
Dalam video di TikTok @andikasari_92, Andika Sari mengatakan dirinya justru merasa kasihan kepada warga yang berdemo karena kepanasan.
Dia mengatakan hal itu sembari memvideokan dirinya sedang makan di dalam restoran.
"Always, didemo saja tidak tahu karena melengkapi berkas inspektorat. Jadi neko makan siang. Kasihan yang demo kepanasan."
Video viral
Vdeo Sekretaris Desa (Sekdes) Banyuasin Kembaran, Kacamatan Laono, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah viral. Pada rekaman video tersebut terlihat Sekdes berinisial AS tersebut diduga tengah menenggak minuman keras (miras) di klub malam atau tempat dugem di Yogyakarta.
Baca Juga: Naik 15 Persen, Jasa Raharja Ungkap Santunan Kecelakaan Lalu Lintas 2022 Capai Rp1,33 Triliun
Video Ibu Sekdes yang berdurasi 20 detik itu tersebar melalui grup WhasApp. Terlihat Sekdes AS yang berjoget di tempat yang penuh kerlap-kerlip lampu dengan hentakkan muksi keras.
Saat tengah berjoget, seorang pria yang diketahui bukan suami dari AS menyodorkan sebuah botol mirip miras ke mulut AS. Mulanya video tersebut diunggah sendiri melalui akun Instagram milik AS dan disebut sebagai vodeo pribadi.
Atas video yang beredar tersebut, warga bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama meminta agar pemerintah desa memberhentikan Ibu Sekdes tersebut.
Permintaan warga dan para tokoh itu disampaikan dalam Rakor menindaklanjuti pembinaan Sekdes Banyuasin Kembaran yang juga dihadiri oleh camat, Kades, Kepala BPD, LPMD, para tokoh, dan perwakilan warga.
Kendati mendapatkan pertentangan dari warga, Sekdes AS secara terpisah berkelit bahwa minuman yang disodorkan padanya adalah air purih.
Kemudian terkait dengan video yang mengancam kedudukannya dia menyebut bahwa rekaman itu tidak menunjukkan dirinya yang tengah melanggar hukum.
Lebih lanjut, AS menyebutkan bahwa akun Instagramnya adalah akun privat sehingga video yang dia bagikan adalah untuk dirinya pribadi. Video viral itu juga disebut AS sebagai video lama yang beredar kembali.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?