/
Sabtu, 17 September 2022 | 18:16 WIB
Exynos 850 (Gedgetren)

Depok.suara.com - Sejak meluncur pada tahun 2020 silam, chipset Exynos 850 telah menjadi pilihan untuk beberapa handphone Samsung. Chipset Exynos 850 sendiri dirancang untuk kelas Entry/Mid Level, dan Samsung menanamkan chipset ini pada Samsung Galaxy A04.

Bagi kamu yang belum tahu, Exynos 850 merupakan chipset yang dibangun berdasarkan arsitektur ARM Cortex-A55. Di dalamnya terdiri dari delapan buah inti berkecepatan hingga 2,0GHz yang diproses menggunakan pabrikasi sebesar 8nm. 

ARM Cortex-A55 sendiri biasa digunakan pada Chipset yang terbilang tinggi seperti Snapdragon 855 dan Snapdragon 865, untuk menunjang keiritan daya pada Smartphone tersebut. 

Bayangkan, bagaimana iritnya penggunaan daya jika ARM Cortex-A55 ini digunakan pada Chipset Exynos 850 yang ada pada Samsung Galaxy A04. Ditambah lagi Galaxy A04 ini dibekali dengan baterai yang tergolong besar, yakni 5000mAh.

Untuk pengolahan grafis, Samsung pun menggunakan GPU ARM Mali-G52 MP1 di mana dapat dikonfigurasikan pada perangkat dengan memori LPDDR4x, media penyimpanan eMMC 5.1, serta layar beresolusi hingga Full HD+ (2520 x 1080 piksel).

Dengan konfigurasi tersebut, komponen yang diandalkan oleh Galaxy A04 terlihat cukup setara dengan beberapa chipset di level Entry. Kita bahkan dapat melihatnya secara teknis melalui perbandingan hasil benchmark yang didapatnya. 

Berdasarkan hasil uji coba, Exynos 850 mampu menghasilkan skor 113.738 poin saat diuji dengan menggunakan aplikasi AnTuTu serta 183 poin untuk Single-Core dan 939 poin untuk Multi-Core dengan Geekbench 5.2.0.

Hasil di atas menunjukkan bahwa Exynos 850 kurang lebih mempunyai kemampuan setara dengan apa yang ditawarkan oleh MediaTek Helio G35

Namun, berdasarkan uji coba pada MediaTek Helio G35 yang dilakukan pada perangkat realme C15, hanya berhasil mengumpulkan skor 112.023 poin di aplikasi AnTuTu serta 166 poin untuk kinerja dari Single-Core dan 960 poin untuk Multi-Core di Geekbench 5.2.0.

Baca Juga: Indonesia Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Tahun 2024

Selain itu, hasil benchmark Exynos 850 juga tak terpaut terlalu jauh dari MediaTek Helio P35 yang mempunyai spesifikasi hampir setara dengan Helio G35, dimana sama-sama mengandalkan arsitektur ARM Cortex-A53 hingga 2,3GHz serta GPU PowerVR GE8320.

Untuk kemampuan Gamingnya, Exynos 805 terbilang cukup lumayan serta irit dalam penggunaan daya. Namun mengingat chipset ini bukan chipset kelas gaming, yang mampu menjalankan setiap game dengan lancar. 

Jika digunakan untuk bermain PUBG, resolusi yang kamu dapat yakni Smooth-Ultra hingga HD-High di 35-40 fps.  Pemakaian pada baterainya pun hanya berkurang 7% setelah setengah jam bermain PUBG. 

Untuk bermain Mobile Legend, kamu bisa mendapatkan settingan rata kanan serta grafis Ultra di 28-30 fps. 

Namun tidak disarankan dalam bermain Genshin Impact, karena kamu pasti akan sering merasakan frame drop. Mengingat game tersebut adalah game berat yang mampu dimainkan secara lancar hanya pada Smartphone yang memiliki spek gaming. 

Walaupun chipset Exynos 850 memang tidak mempunyai kinerja tinggi yang cocok untuk bermain game berat, chipset ini sudah pas jika digunakan dalam pemakaian kasual seperti berselancar di media sosial, bercakap-cakap lewat aplikasi chat, hingga mengakses informasi daring.

Load More