- Saham BBCA naik tipis 0,43% ke level Rp5.875 pada perdagangan Senin siang.
- Kapitalisasi pasar BBCA tembus Rp717 triliun, tetap jadi penopang utama IHSG.
- Emiten BBCA tawarkan dividen yield 5,72% dengan PER di level 12,46 kali.
Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau bergerak di zona hijau pada perdagangan Senin (4/5/2026) siang. Hingga pukul 13.38 WIB, emiten perbankan berkapitalisasi pasar terbesar di Indonesia ini mencatatkan kenaikan tipis di tengah dinamika pasar modal yang fluktuatif.
Mengutip data RTI Business, saham bank milik Grup Djarum ini bertengger di level Rp5.875 per lembar saham. Angka ini menunjukkan penguatan sebesar 25 poin atau naik sekitar 0,43 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pada pembukaan pasar pagi tadi, BBCA sempat dibuka di level Rp5.800 per saham. Sepanjang sesi berjalan, saham ini bergerak dinamis dengan menyentuh level tertinggi di angka Rp5.950 dan sempat tertahan di level terendah Rp5.800.
Meskipun penguatannya tergolong moderat, BBCA tetap menjadi tumpuan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp717 triliun, setiap pergerakan BBCA memberikan pengaruh signifikan terhadap arah indeks secara keseluruhan.
Secara fundamental, rasio harga terhadap laba atau Price to Earnings Ratio (PER) BBCA saat ini berada di angka 12,46 kali. Bagi para pemburu dividen, emiten ini juga masih menawarkan daya tarik dengan dividend yield sebesar 5,72 persen.
Meski demikian, investor perlu mencermati rentang pergerakan saham ini dalam setahun terakhir. Level saat ini tergolong berada di area support kuat, mengingat harga terendah dalam 52 minggu terakhir berada di posisi Rp5.800, jauh dari level tertinggi setahun yang sempat menyentuh angka Rp9.800 per saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital
-
Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi
-
Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'
-
Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing
-
Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo
-
Farizon Gandeng 5 Mitra Strategis, Serahkan Unit SV di GIIAS 2026
-
Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
-
3 Parfum BOHE Unisex Paling Wangi dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli