Menurut sumber lain, suku Indian adalah penduduk asli benua Amerika dan merupakan warga asli yang sebenarnya mendiami benua tersebut jauh sebelum bangsa Eropa datang. Namun sayangnya, bangsa Indian mendapat perlakuan tidak baik dari para penjajah dan akhirnya harus berperang mempertahankan tanah kelahiran mereka sendiri. Hingga akhirnya mereka hampir punah dari peradaban.
Akhirnya, Amerika kebanyakan dihuni oleh bangsa berkulit putih yang berasal dari benua Eropa dan ras kulit hitam yang berasal dari benua Afrika. Menurut sebuah sumber, para banga Indian akhirnya kalah dan terusir dari tanah mereka sendiri yaitu Amerika, bahkan korban atas peperangan tersebut dari kubu suku Indian juga cukup banyak.
Bisa jadi persamaan ini mengisyaratkan bahwa Dragon ingin membebaskan dunia dari cengkraman Pemerintah Dunia, sama seperti bangsa Indian yang ingin terbebas dari penjajahan bangsa Eropa. Salah satu upaya bangsa Indian untuk memenangkan pertempuran adalah menghadirkan sebuah mitos tentang Thunderbird. Dalam cerita One Piece, bangsa Indian mungkin Oda wakilkan sebagai penduduk pulau langit.
Dari tato yang mereka miliki, seperti Wyper yang merupakan penduduk Shandora, nampak sangat mirip dengan tato yang Dragon miliki. Ini juga yang kemudian menjadi poin lain mengapa kemudian Dragon bisa jadi memiliki koneksi dengan para penduduk pulau langit. Apakah Dragon pernah membantu mereka sebelumnya? Atau justru tato di wajah Dragon merupakan bentuk penghormatan terhadap mereka? Untuk saat ini semuanya masih menjadi misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak