Depok.suara.com - Warganet heran dengan alasan Rizky Billar yang absen dalam panggilan pemeriksaan dari Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Lesti Kejora.
Disebutkan oleh kuasa hukum
Neas Ginting, Rizky Billar absen karena psikisnya sedang terganggu. Kesehatan mental Billar bermasalah akibat stres dengan pemberitaan.
"Terganggu psikisnya dan beliau juga ada kesibukan yang tidak bisa ditinggal. Dia memang tidak bisa datang hari ini," kata Neas.
Tetapi publik kemudian menyoroti alasan yang disampaikan kuasa hukum
mengenai kondisi Rizky Billar yang mengalami gangguan psikologis. Mereka heran karena seorang yang diduga pelaku KDRT pada Lesti Kejora justru mengalami gangguan psikologis, sehingga tidak hadir pemeriksaan.
Tak hanya itu, warganet juga terheran dengan kesibukan Rizky Billar yang tidak bisa ditinggalkan di tengah kasus KDRT yang menimpanya.
Sejumlah warganet berpendapat Rizky Billar mengalami gangguan psikis karena nasibnya yang bakal berubah drastis setelah melakukan KDRT.
"Yang dibanting siapa, yang psikisnya terganggu siapa," kata @m*****a.
"Gimana nggak terganggu, mikirin bayar cicilannya gimana kalau cerai sama Lesti, gemes deh kamu Billar," kata @c*******a.
"Dia stres akan jatuh miskin lagi, aku yakin dia nggak bisa tidur nyenyak dari awal bininya lapor," kata @i************6.
Baca Juga: Podomoro Golf View Tawarkan Lahan Siap Bangun, Konsumen Bebas Tentukan Desain Rumah
"Psikis terganggu karena sumber keuangan terganggu," kata @a**********n.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAI Batasi Pembeli Rumah Subsidi Manggarai, Hanya untuk Rumah Pertama
-
4 Cleansing Milk Formula Gentle, Angkat Makeup dan Jaga Kulit Tetap Lembap
-
Shin Tae-yong Puas Persija Kalahkan Police Tero, tapi Ada Satu Masalah yang Masih Mengganjal
-
Masjid Riyadhus Sholihin Jember, Jejak Dakwah yang Tak Pernah Sepi Peziarah
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Musik Tetap Jalan, Suara Sekitar Tak Hilang, Earbuds Open-ear CMF Clip Pro Masuk Indonesia
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Apa?
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor
-
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar