Depok.suara.com - Tragedi Stadion Kanjuruhan menjadi duka cita yang mendalam. Tak hanya di Indonesia, seluruh dunia pun turut menyoroti kejadian tersebut. Pasalnya, akibat tragedi tersebut, merenggut 131 korban jia.
The Washington Post mengungkap detik-detik menegangkan tersebut melalui serangkaian video yang mereka himpun dan verifikasi. Secara keseluruhan, video-video itu menunjukkan ketegangan usai laga Arema versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10).
Berdasarkan penelusuran The Washington Post, aparat menembakkan setidaknya 40 amunisi tak mematikan ke arah penonton, walau FIFA melarang tindakan tersebut. Namun, media tersebut tak merinci jumlah gas air mata yang ditembakkan.
Kepolisian Indonesia sendiri, menegaskan bahwa petugas hanya melepaskan 11 tembakan gas air mata.
Di tengah kesesakan akibat gas air mata, banyak penonton terjatuh dan terinjak-injak. Sementara itu, pintu yang terlalu sempit juga menyebabkan penonton sulit keluar.
Profesor Universitas Keele, Clifford Stott, juga melihat video-video yang dihimpun The Washington Post ini.
Stott kemudian mengatakan bahwa biang kerok tragedi ini adalah campuran antara tindakan polisi dan keburukan manajemen stadion.
Berikut detik-detik tragedi Kanjuruhan yang terekam dalam serangkaian video yang diverifikasi The Washington Post tersebut.
21.39
Baca Juga: Hasil Liga Primer Inggris: Man City Bungkam Southampton 4-0
Wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dengan kemenangan Persebaya atas Arema.
Para pendukung Arema (Aremania) tak terima tim idola mereka mengalami kekalahan pertama dalam 23 tahun belakangan. Terlebih, kekalahan yang di alami terjadi di kandang sendiri.
Ketika para anggota Arema bersiap meninggalkan lokasi, sejumlah penggemar turun dari tribun menuju lapangan untuk menghampiri pemain.
Diketahui, Aremania mencoba untuk memeluk para pemain sebagai bentuk dukungan moral dan semangat kepada klub tercintanya.
21.45
Ratusan penonton berhamburan di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga