/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 22:40 WIB
Melanie Subono [Instagram] (Instagram)

Depok.suara.com - Melanie Subono melihat Baim Wong dan Paula Verhoeven tidak memiliki empati dalam membuat konten. Hal ini terlihat salah satunya dari video konten prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Melanie Subono menyebut kekayaan Baim dan Paula sepertinya tidak cukup untuk membuat mereka berempati. Hingga sering membuat konten yang menuai kritikan publik.

"Baim dan Paula, ternyata duit itu enggak jadi jaminan buat membeli empati, simpati dan lain-lain," kata Melanie Subono di Podcast Uya Kuya TV yang diunggah Sabtu (8/10/2022).

Melanie Subono mencatat tentang kualitas konten digital Baim Wong dan Paula Verhoeven yang terkesan makin menurun. Hal itu terlihat sejak mereka membuat kontroversi dengan mendaftarkan merek Citayam Fashion Week.

"Mereka ini ganteng, cantik, keluarga yang baik, sangat kaya, tapi ini seperti menurunkan intelektual mereka semakin ke sini," ucap Melanie Subono.

"Ini juga bukan pertama kali kejadian sama mereka. Mereka sudah melecehkan instansi negara bahkan sejak Citayam," lanjut perempuan 45 tahun ini.

Melanie Subono kemudian mengajak Baim Wong dan Paula Verhoeven untuk tidak asal bikin konten digital dengan hanya memikirkan potensi viral semata.

"Ayo lah, kreatif sedikit lah bikin konten," ucap Melanie Subono.

Dilaporkan ke polisi

Baca Juga: Warganet Tagih Janji Paman Rizky Billar yang Pernah Berjanji Lindungi Lesti Kejora: Jangan Jilat Ludah Sendiri

Sebagaimana diketahui, Baim Wong membuat konten prank tentang KDRT bersama Paula Verhoeven pada 1 Oktober 2022. Ia meminta sang istri datang ke Polsek Kebayoran Lama untuk mengadukan dugaan KDRT dan melihat reaksi pihak berwajib atas aduan itu.

Bukannya mendapat respon positif, Baim Wong dan Paula Verhoeven justru habis dihujat karena dianggap tidak punya empati ke Lesti Kejora yang diduga jadi korban KDRT Rizky Billar.

Saat ini, video tentang prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven sudah dicabut dari kanal YouTube mereka. Keduanya juga sudah meminta maaf ke Polsek Kebayoran Lama atas pembuatan konten tersebut.

Hanya saja, sikap Baim Wong dan Paula Verhoeven tetap dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi negara. Dua laporan polisi atas tindakan kedua pasangan terdaftar di Polres Metro Jakarta Selatan.

Buntut aduan tersebut, Baim Wong dan Paula Verhoeven dimintai keterangan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada 7 Oktober 2022.

Sumber: Suara.com

Load More