/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:49 WIB
Baim Wong (Suara.com/Oke Atmaja)

Depok.suara.com - Tretan Muslim ternyata tidak sepakat bila Baim Wong sampai di penjara karena membuat konten prank KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terhadap polisi. Bagi komika ini, ada hukuman lain yang lebih pas bagi Baim Wong.

Hal ini disampaikan kepada Tretan Muslim ketika datang ke podcast Deddy Corbuzier. Baginya bila Baim Wong dipenjara merupakan bentuk kejahatan terbodoh.

"Aku nggak setuju kalau Baim Wong sampe dipenjara, soalnya orang dipenjara karena prank itu adalah kejahatan terbodoh sepanjang masa," kata Tretan Muslim dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (11/10/2022).

Dirinya pun memberikan solusi kepada pihak kepolisian bila ingin memberikan hukuman kepada Baim Wong. Salah satunya adalah polisi melarang Baim Wong mengunggah konten di YouTube.

"Daripada dipenjara, kalau ada orang konten aneh-aneh mending di-banned, nggak bisa upload YouTube, itu lebih menakutkan," tutur Tretan Muslim.

"Misalnya polisi ngasih rekomendasi ke YouTube, Baim nggak boleh upload video dua bulan, buat mereka lebih seram, atau Baim boleh upload YouTube tapi nggak boleh prank ya," lanjutnya.

Baim Wong dan Paula Verhoeven sudah memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa atas konten prank KDRT pada 7 Oktober lalu. Selain dianggap sebagai laporan palsu, konten ini dipermasalahkan karena dirilis di tengah panasnya isu KDRT Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Sumber: Suara.com

Baca Juga: 3 Foto Lesti Kejora Sudah Kembali Tersenyum, Ramah saat Bertemu Jamaah Umrah Asal Indonesia

Load More