- Presiden Prabowo mengumumkan rencana pembentukan Lembaga Pengelolaan Dana Umat guna mengoptimalkan potensi ekonomi syariah.
- Lembaga baru ini diproyeksikan mengelola dana umat terintegrasi hingga Rp500 triliun per tahun.
- Prabowo juga berkomitmen membangun gedung 40 lantai untuk MUI dan ormas di kawasan Bundaran HI.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah dengan membentuk Lembaga Pengelolaan Dana Umat.
Lembaga ini diproyeksikan mampu mengelola dana hingga Rp500 triliun setiap tahunnya jika dikelola secara terintegrasi dan profesional.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Taklimatnya di acara Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Ia menyebut bahwa pembentukan lembaga ini merupakan inisiasi dari Kementerian Agama guna memperkuat pengelolaan dana keagamaan di tanah air.
"Kalau tidak salah nanti akan dibentuk Lembaga Pengelolaan Dana Umat," ujar Prabowo.
Langkah ini diambil setelah Presiden menerima laporan mengenai besarnya potensi dana yang bersumber dari umat di Indonesia.
Angka Rp500 triliun tersebut mencakup berbagai instrumen dana keumatan yang selama ini dikelola oleh berbagai badan berbeda.
"Saya diberi laporan oleh Menteri Agama kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal 500 triliun satu tahun," tegasnya.
Lembaga ini nantinya akan berperan sebagai wadah integrasi yang melibatkan institusi-institusi kunci seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), hingga Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Baca Juga: Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
Dengan penyatuan ini, diharapkan dana umat dapat dikelola secara lebih transparan, akuntabel, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Di lain sisi, Prabowo juga berkomitmen menyediakan infrastruktur kelas dunia.
Ia menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI untuk membangun gedung megah setinggi 40 lantai untuk MUI hingga ormas-ormas Islam.
Pembangunan gedung di jantung ibu kota ini juga menjadi jawaban atas aspirasi Menteri Agama terkait keberadaan kantor institusi keagamaan yang selama ini kurang representatif.
Berita Terkait
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer