Depok.suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan darurat militer di empat wilayah Ukraina yang didapat Rusia bulan lalu. Wilayah itu antara lain Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
Dekrit disampaikan langsung Putin saat berpidato di pertemuan Dewan Keamanan Rusia, Rabu waktu setempat. Administrasi sipil di kawasan itu akan segera digantikan oleh militer.
Putin pun mengatakan semua wilayah itu harus memastikan bahwa langkah-langkah diambil pasti melindungi fasilitas yang sangat penting di wilayah masing-masing. Ia membuat keputusan kali ini karena penolakan Ukraina untuk mengakui pencaplokan empat wilayah itu.
"Undang-undang konstitusional tentang penerimaan empat wilayah baru ke dalam Federasi Rusia mulai berlaku," katanya dilaporkan Tass, dikutip Kamis (20/10/2022).
"Rezim Kyiv (ibu kota Ukraina), seperti yang Anda tahu, menolak untuk mengakui kehendak dan pilihan orang, menolak proposal untuk negosiasi. Sebaliknya, penembakan terus berlanjut. Warga sipil sekarat," tambah Putin.
Meski dekrit sudah diumumkan Putin, di Rusia aturan itu tetap harus disetujui Dewan Federasi (Senat). Darurat militer sering diperkenalkan sebagai tindakan sementara ketika otoritas sipil dianggap berada dalam krisis dan berjuang untuk berfungsi.
Untuk luas dan cakupannya sendiri belum dirinci Kremlin. Tetapi darurat militer umumnya memasukkan hak-hak sipil ke dalam kekuasaan militer.
Mengutip CNBC International, Rusia tampaknya juga akan memberikan kekuasaan untuk melakukan langkah-langkah mobilisasi di bidang ekonomi ke militer di empat wilayah itu. Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia sendiri diambil alih Rusia setelah klaim kemenangan referendum yang dilakukan pro Putin.
Sementara itu, seorang penasihat presiden Ukraina menolak deklarasi darurat militer. Ukraina menggambarkannya sebagai legalisasi semu dari penjarahan properti Ukraina.
Baca Juga: Review Anime 'Meikyuu Black Company': Menjadi Kuli Tambang di Isekai
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara Inggris? Ini Syarat dan Prosedur yang Wajib Diikuti
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet