/
Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:04 WIB
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat (SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah)

Depok.suara.com - Tersangka pembunuhan Richard Eliezer atau Bharada E pada akhir sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kedapatan meminta maaf kepada seluruh keluarga Brigadir J, Selasa (18/10/2022).

Dirinya mengucapkan permintaan maaf tersebut di depan awak media. Dengan bibir yang bergetar, terlihat dari sorot mata Bharada E menahan tangis.

Bharada E menyatakan sangat menyesali perbuatannya. Dia mengungkapkan jika statusnya hanya seorang anggota yang tidak kuasa untuk menolak perintah seorang atasan, jenderal.

“Untuk keluarga bang Yos, bapak ibu, Reza serta seluruh keluarga besar bang Yos saya memohon maaf. Saya menyesali perbuatan saya, saya hanya seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang Jenderal,” ucap Bharada Eliezer dengan mata menangis.

Mendengar hal tersebut ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menerima permintaan maaf Bharada E karena ia tidak punya pilihan untuk menolak perintah membunuh dari atasannya, Ferdy Sambo.

Samuel Hutabarat menonton sidang tersebut dan melihat Eliezer telah mengakui semua perbuatannya. Ia sangat memaklumi apa yang Eliezer perbuat itu tidak ada pilihan lain, selain mengikuti perintah Ferdy Sambo.

“Jadi apapun itu memang kita selaku umat beragama, kita diwajibkan saling maaf-memaafkan,” tutur Samuel Hutabarat dikutip Hops.ID melalui Instagram @lambegosiip pada Kamis, 20 Oktober 2022.

Ayah Brigadir Yosua Hutabarat itu juga mengatakan, akan terus mengikuti perkembangan peradilan yang sedang berjalan. Pada hari Kamis (20/10/2022) juga digelar sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan mendengarkan eksespsi.

Baca Juga: Lagi Menghitung, Jokowi: Kalau Sudah Matang, Saya Umumkan Setop Ekspor Bahan Mentah Timah

Load More