Dikutip dari Healthy Children, cara untuk menurunkan panas pada anak bisa dilakukan dengan mengganti pakaian si kecil.
Kenakan pakaian dengan bahan yang lebih tipis. Hindari memakaikan si kecil pakaian yang berlapis karena bisa merangkap panas tubuh sehingga panas tidak kunjung turun.
Cara menurunkan demam pada anak lainnya adalah dengan mengganti pakaian anak menjadi lebih ringan dan tipis.
3. Memberikan minum yang banyak
Cara menurunkan panas pada anak selanjutnya adalah dengan memberikan cairan yang lebih banyak dari biasanya. Cairan itu bisa berupa air putih, cairan elektrolit, atau jus buah encer. Bagi anak yang masih menyusu, bisa diberikan melalui ASI.
Tujuan dari memberikan minum yang lebih banyak ini adalah untuk menjaga cairan tubuh si kecil agar tidak dehidrasi.
4. Menjaga aktivitas anak
Orang tua juga bisa menjaga aktivitas anak selama mereka sedang demam. Pastikan anak tidak berlarian atau beraktivitas yang menguras tenaga.
Namun, bukan berarti anak harus terus tidur di kamar. Orang tua bisa mengajak anak tersebut untuk beranjak dari tempat tidur dan berjalan-jalan ringan di sekitar rumah.
Baca Juga: Dihadapan Ayah Ayu Dewi, Regi Datau Tolak Pegang Tangan
5. Mengompres dengan air hangat
Menurut Standford Medicine, salah satu cara mengurangi panas pada anak adalah dengan mengompres dengan air hangat.
Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung cara ini. Namun, cara ini bisa membantu menurunkan panas pada anak.
Kapan harus diperiksakan ke dokter?
Meskipun panas pada anak bisa diatas secara alami tanpa konsumsi obat, penting bagi orang tua untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dokter ketika anak mereka demam. Cara itu bisa dilakukan dengan membaca suhu tubuh anak.
Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut waktu yang tepat bagi orang tua untuk menghubungi dokter atau membawa anak mereka ke rumah sakit:
1. Demam disertai kejang
2. Demam disertai keluarnya bintik-bintik merah di kulit, mimisan, atau buang air besar berawarna hitam dan gelap
3. Anak dari segala usia yang mengalami demam berulang di atas 40 derajat celcius.
4. Anak berusia kurang 3 bulan dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celcius
5. Anak yang berusia kurang dari 2 tahun yang mengalami demam 38 derajat celcius selama lebih dari 1 hari
6. Anak berusia 2 tahun atau lebih, mengalami demam 38 derajat celcius yang berlangsung selama lebih dari 3 hari
7. Bayi yang rewel atau menangis dan tidak bisa ditenangkan.
Berita Terkait
-
Buka Layanan Pengaduan Pasien Gagal Ginjal Akut Misterius, Peradi Padang Desak Kemenkes dan BPOM Bergerak Cepat
-
Terpopuler Kesehatan: Covid-19 Subvarian XBB Terdeteksi di Indonesia, Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut Misterius
-
Polri Diminta Usut Dugaan Pidana Impor Bahan Obat Sirup Pemicu Gagal Ginjal
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Pembelaan Diri Nana Diterima, Pelaku Perampokan Divonis 7 Tahun Penjara
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Pelembap? Ini Momen yang Disarankan Dokter
-
OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Menanti Sidang Vonis Penganiayaan Andrie Yunus, Akankah Hakim Militer Hukum Berat 4 Oknum TNI?
-
5 HP Android Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Alternatif iPhone Versi Murah
-
400 Kota Terkoneksi dan 5G Blanket Mulai Digelar, Smartfren Perkuat Dominasi Jaringan
-
Berawal dari Curhat Talent di Medsos, YouTuber Gus Idris Jadi Tersangka Pelecehan Seksual
-
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000