Depok.suara.com - Korban tewas tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan telah bertambah menjadi 153 orang (sebelumnya 151 orang).
Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan dalam laporannya pada Minggu (30/10/2022), dari jumlah tersebut 56 orang berjenis kelamin pria dan 97 berjenis kelamin wanita dengan rentang usia remaja (4 orang), usia 20-an (95 orang), usia 30-an (32 orang), usia 40-an (9 orang), dan 13 orang belum diidentifikasi.
Pada Minggu pukul 17.00 waktu setempat, jumlah korban luka meningkat menjadi 133 orang, 37 di antaranya terluka parah.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korea mengatakan bahwa personel militer ada yang menjadi korban tewas dan korban luka-luka dalam tragedi Halloween di Itaewon. Dengan rincian tiga personel militer tewas dan empat personel militer luka-luka dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Terkait identitas lengkap para porsonel militer tersebut, pejabat terkait tidak memberikan informasi lebih lanjut.
Sedikitnya 26 warga negara asing dari 14 negara tewas dalam keramaian hari Sabtu di Itaewon, Seoul, kata Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dalam siaran pers hari Minggu (30/10/2022)
Kementerian mengatakan 15 orang asing lainnya terluka. Sebagian besar dari mereka telah kembali ke rumah, sementara enam masih dirawat di negara itu. ***
Sumber: edition.cnn.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim