Depok.suara.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi begitu terpukul dengan keputusan Anne Ratna Mustika yang menggugat cerai. Dirinya menyatakan telah kehilangan segalanya setelah melihat keputusan dari pasangannya tersebut.
Hal ini dirinya perlihatkan ketika datang pada sidang kedua perceraiannya dengan Bupati Purwakarta itu, tanpa mengenakan ikat kepala sebagai ciri khasnya.
Menurut mantan Bupati Purwakarta ini ada filosofi dari ikat kepala khas orang sunda. Jika dipakai di pengadilan tak lagi pantas dan bermakna sama seperti filosofinya.
Diketahui dirinya terkenal sebagai wakil rakyat yang selalu turun ke lapangan, di daerah pemilihannya. Dia berupaya bekerja untuk rakyat dan membantu permasalahan masyarakat di wilayah pemilihannya.
Ciri khas seorang Dedi Mulyadi adalah selalu mengenakan ikat kepala sebagai budaya orang sunda. Dia tidak pernah perlepas dari ikat kepalanya itu yang memiliki beragam warna dan corak.
Namun ternyata ikat kepala itu gak hanya sebagai pemanis belaka. Ada makna dan filosofi dari sebuah ikat kepala khas orang sunda yang selalu dikenakannya. Ikat kepala itu juga sebagai simbol budaya yang memiliki arti kuat dan sakral.
"Iket Sunda itu memiliki filosofi yang tidak sembarangan. Sehingga, saya tidak menggunakannya saat berada di pengadilan. Tetap tegar. #TetapBekerjaUntukRakyat," kata Dedi Mulyadi, seperti dilansir dari Instagram @dedimukyadi71, Selasa, 1 November 2022.
Dedi Mulyadi pun menjelaskan bahwa
ikat kepala khas sunda itu memiliki makna kepemimpinan dan maskulin. "Filosofinya, cingcarincing pageuh kancing, set saringset pageuh iket. Apa artinya? Kita ini harus memiliki kewaspadaan, juga ikatnya itu lambang kehormatan dan kepemimpinan," ujar Dedi Mulyadi.
Setelah digugat cerai oleh sang istri, Anne Ratna Mustika, ternyata Dedi Mulyadi merasakan kesedihan luat biasa hingga selalu membahasnya dalam setiap unggahan media sosial. Bahkan dia juga tak memakai ikat kepala saat menghadiri sidang kedua perceraianya dengan Bupati Purwakarta itu.
Baca Juga: Maju ke Babak Kedua Hylo Open 2022, Leo/Daniel Ungkap Kunci Kemenangannya
Menurutnya ikat kepala tak lagi digunakan lantaran dirinya tak lagi menjadi memimpin. Pengadilan menjadi tempat yang tak lagi pantas untuk dirinya datang mengenakan ikat kepala.
Karena bagi saya, tempat itu (pengadilan agama) bukan lagi tempat yang melambangkan kehormatan. Saya datang ke situ sudah tidak maskulin lagi, dan saya datang ke situ sudah bukan seorang pemimpin lagi," ujar Dedi Mulyadi.
Dedi pun kembali menegaskan bahwa dirinya sudah kehilangan segalanya saat diceraikan oleh sang istri, Anne Ratna. "Saya menjadi orang yang kehilangan segalanya," ujar Dedi Mulyadi menahan tangis.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Ungkap Perempuan Sunda Terletak pada Hatinya: Sabar dan Pandai Bersyukur, Jangankan Laki-Laki Baik, Bandel juga Bisa Diredam
-
5 Fakta Iket Kepala Dedi Mulyadi, dari Gelar si Cepot hingga Dilepas saat Sidang Perceraian
-
Disebut Play Boy Majalengka, Bah Kaan Ternyata Pernah Sakit Hati oleh Wanita, Dedi Mulyadi: Saya Juga!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Nongkrong di Warkop, Napi Korupsi Asal Sultra Langsung "Dibuang" ke Nusakambangan
-
Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya
-
Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo
-
Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy
-
Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN
-
7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam
-
Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
-
Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
-
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini