/
Selasa, 01 November 2022 | 21:03 WIB
Dedi Mulyadi ternyata lahir dari keluarga sederhana (Podcast Sule (tangkap layar))

SuaraBandung.id - Siapa yang menyangka Dedi Mulyadi tumbuh dari keluarga sederhana, namun ia berhasil lolos sebagai Wakil Bupati Purwakarta diusia yang relatif muda dan berhasil menang tanpa menyisakan utang. 

Ternyata semangat perjuangannya itu diturunkan dari sang ayah Sahlin Ahmad Suryana yang merupakan pensiunan Tentara Prajurit Kader. Ditambah lagi dengan  sosok Ibunya, Karsiti yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah, namun merupakan aktivis Palang Merah Indonesia. 

Kedua orang tua Dedi Mulyadi sukses membesarkan 9 anaknya menjadi sarjana dan semangat itu menjadi energi bagi Dedi Mulyadi. 

Menurut Dedi Mulyadi, ibunya merupakan inspirasinya, bahkan dikenal sebagai sosok ibu yang memiliki hati tulus dan berjiwa besar. Dedi Mulyadi juga sempat menyinggung soal perempuan Sunda.  Wanita Sunda selalu memakai kancing dengan kencang hingga bagian atas dada untuk menjaga kehormatannya.

“Sehingga perempuan Sunda itu kekuatannya di rasa dan hati. Dari kekuatan hati ini melahirkan kekuatan produktivitas,” katanya.

Ia mencontohkan, perempuan pandai memasak tanpa takaran dan selalu enak. Bahkan masakan seorang ibu kerap menjadi makanan terenak di seluruh dunia oleh anak-anaknya.

Tidak hanya soal masakan, dalam pengelolaan ekonomi keluarga juga perempuan akan melakukannya dengan hati, termasuk sang ibu. Disampaikan Dedi Mulyadi, ibunya berhasil membuat sembilan anaknya menjadi sarjana tanpa menjual barang atau menggadaikan sawah. 

Padahal saat itu mereka hidup dalam ekonomi yang sangat sederhana. “Maka kekuatan itu lahir dari hati, kekuatan perempuan di Sunda terletak pada hatinya. Kalau hatinya lembut, selalu menerima,” ujarnya. 

“Sabar, pandai bersyukur, jangankan laki-lakinya baik, laki-lakinya bandel saja mampu diredam,” tandasnya.

Baca Juga: Viktor Laiskodat Dan Ajudannya Nekat Terobos Banjir Selamatkan Ayah Dan Anak

Load More