/
Rabu, 02 November 2022 | 14:54 WIB
Makanan penurun gula darah (Pixabay)

Depok.suara.com - Pada beberapa negara, gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dianggap sebagai penyebab kematian nomor satu pada wanita dan pria.

Menurut Cleveland Clinic, gula darah yang tinggi terjadi ketika gula dalam darah meningkat karena tubuh kekurangan insulin. Akibatnya bisa muncul beberapa masalah kesehatan yang aq, mulai dari jantung, masalah pengelihatan, dan gejala lainnya.

Begitu juga dengan tekanan darah dan kolesterol. Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung.

Terdapat banyak cara untuk mengurangi risiko penyakit koroner. Misalnya dengan menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol tetap normal.

Secara khusus, cara menurunkan faktor risiko gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dapat secara signifikan menurunkan risiko penyakit jantung.

Sebab kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol Anda sangat penting untuk kesehatan jantung Anda.

Mempertahankan tekanan darah yang sehat dan kadar kolesterol yang rendah adalah dua cara populer untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan kondisi kardiovaskular lainnya. Begitupun dengan gula darah.

Cara menurunkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol ini bisa dilakukan dengan olahraga teratur dan konsumsi makanan berbasis makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan protein tanpa lemak.

Jadwal makan yang turunkan gula darah hingga kolesterol

Baca Juga: Bingung Saat Anak Tanya Tentang Keberadaan Tuhan? Habib Husein Ja'far Beri Tips Ini

Dilansir dari BestLife, terdapat cara untuk menurunkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam satu waktu sekaligus.

Dua studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan bahwa makan selama 10 jam dapat membantu menurunkan gula darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol.

Salah satu dari dua studi difokuskan pada sekelompok 137 petugas pemadam kebakaran yang bekerja shift 24 jam. Selama 12 minggu, petugas pemadam kebakaran mengikuti rencana makan yang dibatasi waktu.

Mereka yang makan dengan jeda 10 jam akan menunda sarapan selama kurang lebih satu hingga dua jam dan mengonsumsi makan malam mereka satu hingga dua jam lebih awal.

Jadi, apabila mereka makan pagi pada jam 9.00 pagi, mereka akan makan malam sebelum jam 7.00 malam.

Peneliti menentukan bahwa responden tersebut mengalami peningkatan kesehatan kardiometabolik mulai dari gula darah hingga kolesterol, terutama bagi individu yang memiliki risiko.

Load More