Depok.suara.com - Pada beberapa negara, gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dianggap sebagai penyebab kematian nomor satu pada wanita dan pria.
Menurut Cleveland Clinic, gula darah yang tinggi terjadi ketika gula dalam darah meningkat karena tubuh kekurangan insulin. Akibatnya bisa muncul beberapa masalah kesehatan yang aq, mulai dari jantung, masalah pengelihatan, dan gejala lainnya.
Begitu juga dengan tekanan darah dan kolesterol. Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung.
Terdapat banyak cara untuk mengurangi risiko penyakit koroner. Misalnya dengan menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol tetap normal.
Secara khusus, cara menurunkan faktor risiko gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dapat secara signifikan menurunkan risiko penyakit jantung.
Sebab kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol Anda sangat penting untuk kesehatan jantung Anda.
Mempertahankan tekanan darah yang sehat dan kadar kolesterol yang rendah adalah dua cara populer untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan kondisi kardiovaskular lainnya. Begitupun dengan gula darah.
Cara menurunkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol ini bisa dilakukan dengan olahraga teratur dan konsumsi makanan berbasis makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan protein tanpa lemak.
Jadwal makan yang turunkan gula darah hingga kolesterol
Baca Juga: Bingung Saat Anak Tanya Tentang Keberadaan Tuhan? Habib Husein Ja'far Beri Tips Ini
Dilansir dari BestLife, terdapat cara untuk menurunkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam satu waktu sekaligus.
Dua studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan bahwa makan selama 10 jam dapat membantu menurunkan gula darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol.
Salah satu dari dua studi difokuskan pada sekelompok 137 petugas pemadam kebakaran yang bekerja shift 24 jam. Selama 12 minggu, petugas pemadam kebakaran mengikuti rencana makan yang dibatasi waktu.
Mereka yang makan dengan jeda 10 jam akan menunda sarapan selama kurang lebih satu hingga dua jam dan mengonsumsi makan malam mereka satu hingga dua jam lebih awal.
Jadi, apabila mereka makan pagi pada jam 9.00 pagi, mereka akan makan malam sebelum jam 7.00 malam.
Peneliti menentukan bahwa responden tersebut mengalami peningkatan kesehatan kardiometabolik mulai dari gula darah hingga kolesterol, terutama bagi individu yang memiliki risiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?