/
Rabu, 09 November 2022 | 17:47 WIB
ART Susi ART FERDY SAMBO susi (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww)

Depok.suara.com - Brigadir J ternyata sempat membanting pintu sewaktu Putri Candrawahti ditemukan terjatuh di kamar mandi Rumah Magelang. Hal ini disaksikan oleh pembantu rumah tangga (PRT), Ferdy Sambo, Susi.

Dirinya memberikan kesaksian dalam persidangan Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Saat itu, jelas Susi, ia melihat Kuat Maruf sedang menelepon di lantai satu Rumah Magelang. Namun, Yosua melintas lalu membanting pintu kamar PRT.

"Om Yosua melintas dari garasi depan terus buka pintu di kamar ART terus pintunya dibanting," ujar Susi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dirinya kemudian mendapat pertanyaan dari Jaksa, alasan dari Yosua membanting pintu tersebut. Namun dirinya menyebut pintu yang dibanting merupakan pintu yang berada di dekat tangga.

"Kenapa pintu belakang yang dibanting?" ungkap Jaksa.

"Iya pas pintu ke arah dapur," ungkap Susi.

Susi menyebut dia sempat menanyakan sikap Yosua membanting pintu itu ke Kuat. Namun, Kuat sendiri hanya menjawab tidak tahu kala itu.

"Habis itu saya tanya, 'Om itu kenapa Om Yosua? Datang-datang, marah-marah pintu dibanting'," ucap Susi kepada Kuat saat itu.

Baca Juga: Sempat Terputus Akibat Unjuk Rasa Tolak Penertiban Rumah di Sibolangit, Arus Lalin Medan-Berastagi Kembali Normal

"Terus Om Kuat 'Ya ndak tahu. 'Emang dari mana?' Ditanya sama Om kuat, 'Dari depan tidur," imbuhnya.

Singkat cerita, Susi pun diminta Kuat untuk melihat kondisi Putri di lantai dua Rumah Magelang. Di sana, Susi melihat Putri sudah tergeletak di depan kamar mandi.

"Disuruh Om kuat 'Bi naik ke atas cek ibu gih'. Yaudah saya naik ke atas buru-buru terus saya menemukan ibu dalam pintu kaca terbuka setengah badan terus ibu tergeletak di depan kamar mandi," jelas Susi.

Jaksa menilai keterangan yang disampaikan sedikit berbeda dengan apa yang sudah disampaikan sebelumnya.

"Agak berbeda versinya," kata Jaksa.

Load More