- Steve McClaren mengungkapkan konflik Ronaldo dan Ten Hag disebabkan kegagalan Ronaldo menjalankan instruksi taktik sederhana di latihan.
- Ten Hag meminta Ronaldo memulai pressing sebagai pemain pertama, dan mengancam tidak akan bermain jika tidak dilakukan.
- Ronaldo meninggalkan United pada November 2022 setelah wawancara kontroversial yang mengkritik Ten Hag dan manajemen klub.
Suara.com - Mantan asisten pelatih Manchester United, Steve McClaren membongkar konflik panas antara Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag yang berujung pada kepergian sang megabintang dari Old Trafford.
Menurut McClaren, akar permasalahan bukan sekadar ego, melainkan soal instruksi taktik sederhana yang tak dijalankan Ronaldo.
Ronaldo hengkang dari United pada November 2022 lewat kesepakatan bersama, hanya beberapa hari setelah wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan. Dalam wawancara itu, Ronaldo mengkritik klub, pemilik, hingga Ten Hag.
McClaren, yang saat itu menjadi tangan kanan Ten Hag, mengungkap bahwa perbedaan visi terjadi di lapangan latihan.
“Ada banyak pertarungan di sesi latihan. Erik hanya meminta satu hal sederhana,” kata McClaren dalam podcast The Good, The Bad and The Football.
Ia menjelaskan, Ten Hag hanya meminta Ronaldo menjadi pemain pertama yang melakukan pressing.
“Ronnie, tugasmu cuma ini: lakukan satu atau dua kali lari untuk pressing, mungkin tiga jika bisa. Setelah itu kembali ke posisi tengah. Jika tidak bisa atau tidak mau, Anda tidak akan bermain.”
McClaren menegaskan bahwa Ten Hag tidak bersedia mengakomodasi status superstar Ronaldo.
“Banyak manajer mungkin akan menyesuaikan diri. Tapi Erik tidak. Dia tetap pada prinsipnya,” ujarnya.
Baca Juga: Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
Situasi itu kemudian berubah menjadi kebuntuan. Ronaldo merasa tidak dihormati, sementara Ten Hag bersikukuh pada sistem permainan kolektifnya.
Dalam wawancara dengan Morgan, Ronaldo sempat berkata, “Saya tidak menghormatinya karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya.”
Meski hubungan dengan Ten Hag retak, Ronaldo mengaku masih mencintai Manchester United.
“Saya sedih melihat klub ini kesulitan. United masih di hati saya,” katanya.
Ia juga menilai masalah klub tidak hanya soal pelatih atau pemain, tetapi juga struktur manajemen.
“Manchester United tidak berada di jalur yang baik. Mereka perlu perubahan,” tegasnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
-
Mengejutkan! Manchester United Sempat Dekati Pahlawan Liverpool
-
Agen Blak-blakan Manchester United dan Chelsea Ingin Rekrut Jurgen Klopp
-
Dianggap Punya DNA United, Pelatih Elkan Baggott Dirumorkan Bakal Gantikan Carrick di MU
-
Eks Sport Masseur Man United Ungkap Perubahan Sikap Marcus Rashford
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
-
Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026
-
Ricky Pratama Pernah Konflik dengan STY Sebelum Dugaan Penganiayaan
-
Siap Taklukkan Ratchaburi FC, Bojan Minta Bobotoh Padati GBLA
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Taklukan Bali United di Kandang, Maxwell Souza Puji Determinasi Tinggi Seluruh Skuat Persija Jakarta
-
Lima Talenta Menjanjikan Dari Kasta Kedua Yang Masuk Radar Pantauan Pelatih John Herdman
-
Pengamat Soroti Pemain Naturalisasi ke Super League: Sudah Tak Mampu Bersaing di Level Tinggi
-
Strategi Khusus Bojan Hodak Demi Balas Dendam Persib Bandung Terhadap Tim Tamu Ratchaburi
-
Keputusan Jordi Cruyff Tunjuk Calon Pelatih Timnas Indonesia Bikin Ruang Ganti Ajax Memanas