Depok.suara.com, Nikita Mirzani memprotes majelis hakim lantaran persidangannya akan ditunda selama dua minggu kedepan karena jajaran Pengadilan Negeri Serang bakal mengikuti kegiatan.
Dedy Adi Saputra selaku hakim ketua majelis hakim dalam agenda sidang tersebut mengatakan bahwa sidang tentang pencemaran nama baik itu harus ditunda karena seluruh jajaran Pengadilan Negeri Serang akan mengikuti lomba tenis selama dua minggu kedepan.
"Kebetulan kami jadi kontingen di pertandingan tersebut," ujarnya seperti dilansir cianjur. suara. com.
Setelah mendengar hal tersebut, Nikita Mirzani pun layangkan protes. Bahkan saking tidak terimanya dengan keputusan tersebut, Nikita Mirzani sempat memotong penjelasan dari majelis hakim.
Protesnya tersebut lantaran dirinya menilai penundaan sidang selama dua minggu adalah waktu yang lama.
"Yang Mulia, mohon maaf, kelamaan," kata Nikita Mirzani.
Majelis Hakim pun memberikan penjelasan kepada Nikita Mirzani untuk penundaan sidang selama dua pekan.
"Jadi khusus untuk minggu ini saja," pungkas hakim Dedy Adi Saputra.
Sumber: cianjur.suara.com
Baca Juga: Senjakala Cristiano Ronaldo, Curhat Merasa Dikhianati hingga Tak Hormati Erik Ten Hag
Berita Terkait
-
Saraf Kejepit hingga Sakit Tulang Belakang yang Diderita Nikita Mirzani Ternyata Gegara Tidur di Matras Tipis saat Ditahan dan...
-
Hanya Karena Urusan Sepele, Sidang Nikita Mirzani Ditunda Hingga Dua Pekan
-
Nikita Mirzani Ketawa Dengar Tuntutan Jaksa, Ini Tanggapan Menohoknya yang Diungkapkan kepada Awak Media
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!