Depok.suara.com - Gempa bumi yang melanda kawasan Cianjur, Jawa Barat ternyata tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi memberikan dua bagi korban. Banyak warga Cianjur yang harus kehilangan sanak keluarga, hingga luka-luka.
Salah satunya adalah kisah ibu yang kehilangan enam orang anaknya dan kini hanya tersisa satu anak. dirinya pun minta tolong dicarikan. Video ibu ini diunggah dalam Instagram @insta_julid, terlihat dia menangis saat diwawancarai.
Ibu korban gempa Cianjur itu pun menangis sambil menjawab beberapa pertanyaan. Dia mengaku kehilangan enam orang anak yang diduga sudah meninggal dunia.
Namun keenam orang anaknya itu ada satu yang belum ditemukan hingga sekarang. Padahal dia sudah mencari ke berbagai tempat penampungan dan rumah sakit.
"Anak saya tujuh, hanya satu ini yang tersisa sama saya," ujar ibu korban gempa Cianjur, dilansir dari Instagram @insta_julid, Selasa, 22 November 2022.
"Anak saya yang satu tadi ada yang ngambil. Mungkin sudah meninggal. Tolong cariin anak saya yang satu, di sini gak ada," katanya.
Kaki Tertiban Reruntuhan Bangunan
Ibu korban gempa Cianjur itu pun tak kuasa mencari keenam anaknya yang diduga sudah meninggal dunia. Dia bahkan tak bisa berjalan lantaran kakinya tertimpa reruntuhan.
Kini ibu korban gempa Cianjur itu pun hanya bisa duduk di pelataran rumah sakit, lantaran tak ada lagi tempat di dalam. Dia mengaku kakinya sakit karena tertimpa benda berat.
Baca Juga: Cari Keadilan, Keluarga Pria Tewas Ditembak Polisi di Medan Ngadu ke DPRD Sumut
"Saya juga ketiban, ini gak bisa jalan," ujarnya.
Sementara sang suami hingga sekarang pun belum ada kabarnya. Sang suami diduga sedang mencari anak-anaknya yang menjadi korban gempa bumi, yang diduga sudah meninggal dunia semua.
Gempa bumi Cianjur menyebabkan sedikitnya 162 orang meninggal dunia, 300 orang cedera, dan 13.000 orang mengungsi sementara
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring