/
Minggu, 27 November 2022 | 12:58 WIB
Gita Savitri - Kontroversi Gita Savitri (IG/gitasav)

Depok.suara.com - Selebgram dan influencer Gita Savitri menjadi sorotan warganet beberapa hari ini. Komentarnya yang dinilai kontroversi bahkan menjadikannya trending topik di Twitter.

Hal ini bermula ketika dirinya disebut pro LGBT karena mendukung sikap para pemain bola Jerman berpose menutup mulut saat bertanding di Piala 2022 yang berlangsung di Qatar. Karena itulah dia panen komentar hingga dinilai selalu benar.

"Mba ini tuh nggak usah diingetin, nggak usah dihujat guys. Dia kan si paling bener. Diemin saja mending," tulis salah satu netizen.

Karena tidak terima dengan pernyataan warganet tersebut, Gita Savitri malah melayangkan komentar balasan yang cukup menusuk. Bahkan dirinya diduga menghina salah satu warganet yang mengkritiknya.

"Gue sudah bacot-bacot poin yang lo bisa dapat adalah 'Gita emang merasa paling bener' ya sis? Dulu lo stunting kali yah makanya agak lamban," jawab Gita Savitri.

Aksi Gita Savitri menyinggung masalah stunting langsung panen kritikan. Tapi, dia tak berhenti begitu saja dan kembali membuat komentar pedas.

"Ya diurus dong anaknya jangan malah maen Instagram ngebacain komen di foto orang," kata Gita Savitri.

"Nih lagi orang stunting nambah satu. Freak," timpal Gita Savitri menyemprot netizen lainnya.

Komentar nyinyir Gita Savitri ini kemudian diunggah ulang oleh akun @tanyakanrl di TikTok dan langsung banjir kecaman.

Baca Juga: Blak-blakan! Putus dengan Denny Caknan, Happy Asmara Ngaku Masih Sayang

"Ketikannya jahat banget. Dia kritik apa-apa bisa, masa dikritik balik nggak bisa si. I mean, dia dengan seenak jari tangannya mengetik apa yang dia pikirin, tapi pas dikritik balik gara-gara nggak semua orang setuju sama pendapatnya malah nggak boleh," tulis salah satu netizen.

"Ketikannya... jahat banget. Kayak gak ada empatinya. Kalo stunting pasti punya alasan kan, entah karena perekonomian keluarga yang kurang stabil sampai-sampai bikin si anak kurang gizi," timpal lainnya.

Load More