Depok.suara.com - Cerita haru terjadi ketika seorang seorang penumpang kereta rel listrik (KRL) atau commuter line diperbolehkan berbaring selama perjalanan karena sakit. Banyak warganet yang kagum dengan pelayanan dari pihak KRL kepada masyarakat yang membutuhkan.
Cerita itu dialami Andari, seorang penumpang KRL menuju Depok, Jawa Barat belum lama ini. Dirinya mengatakan baru pulang dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mendapatkan tindakan dokter karena penyakit yang diderita.
Andari yang saat itu membawa bantal sejak pagi takut jatuh pingsan di jalan sehingga memutuskan berbaring di kereta. Tetapi dirinya sadar betul bahwa KRL bukan untuk orang sakit.
Dirinya kemudian meminta kepada suaminya untuk izin pada satpam yang bertugas bernama Mustahillah. Tak hanya mengizinkan untuk berbaring, tapi Mustahillah juga membimbingnya ke bangku prioritas.
Bahkan dirinya siap untuk menjelaskan kepada penumpang lain bila ada yang bertanya. Andari pun berterima kasih karena bisa sampai ke tujuan dengan selamat.
"Tidak hanya tugasnya dia kerjakan dengan sangat baik, tapi hatinya ikut bekerja melayani customer yang lemah dan menderita. Etos kerja yang luar biasa," tulis Andari.
Ucapan terima kasih
Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) sekaligus mantan Menhub Ignasius Jonan menanggapi pesan menyentuh penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang boleh berbaring di kursi prioritas karena sakit pada Kamis 8 Desember 2022.
Dia mengucapkan terima kasih kepada wanita paruh baya bernama Andari itu. Pasalnya Andari, kata Jonan telah mempercayai KRL sebagai angkutan untuk mengantarkannya ke tempat tujuan dengan aman dan selamat
Baca Juga: Onadio Leonardo Taubat setelah Punya Mertua Polisi dan Anak Laki-Laki: Gue Takut
"Saya berterima kasih karena Ibu sudah mempercayai kereta Commuter Jabodetabek sebagai angkutan yang dapat mengantarkan ibu ke tempat tujuan dengan aman dan dengan selamat," kata Jonan melalui akun resmi Instagram @ignasius.jonan, dikutip Jumat (9/12/2022).
Dalam video singkat itu, Jonan mengatakan bahwa ia juga pernah bertugas di PT KAI selama hampir enam tahun yaitu sejak 2009 hingga akhir 2014. Jonan menuturkan usai membaca tulisan Andari, ia menyadari PT KAI terus melakukan perbaikan hingga saat ini.
"Saya juga berterima kasih setelah saya membaca tulisan Ibu yang sekarang beredar luas bahwa rekan-rekan saya di KAI dan Commuter tetap melanjutkan perbaikan layanan dari waktu ke waktu," kata dia.
Lebih lanjut, Jonan juga mengucap syukur karena rekan-rekannya telah memperlakukan masyarakat bukan hanya sebagai pelanggan, melainkan juga sebagai sesama anak bangsa yang harus tolong-menolong.
Satpam diangkat jadi karyawan tetap
Sosok satpam Mustahillah pun dipuji oleh warganet karena kebaikan dan rasa kemanusiaan yang dimiliki. Melihat hal itu, pihak KAI pun mengangkatnya menjadi pegawai organik KAI Commuter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP