Depok.suara.com - Perayaan Natal dan Tahun Baru dalam keluarga mendiang Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terlihat berbeda. Pasalnya pada tahun ini merupakan kali pertama keluarga tersebut merayakan Natal tanpa Brigadir J.
Dilihat Depok.suara.com dari tayangan Metro TV, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak yang merupakan orang tua Brigadir J terlihat berangkat ke gereja. Mereka melaksanakan melaksanakan pujian doa Natal dan Tahun Baru.
Keluarga Brigadir J terlihat kompak dengan pakaian batik bermotif dan warna ungu yang seragam. Dengan tegar mereka didampingi oleh salah satu anak laki-laki mereka untuk pergi ke Gereja Alfa Omega, Jambi.
Pada momen tersebut Samuel Hutabarat selaku ayah Brigadir J mengungkapkan perasaannya terkait perayaan Natal kali ini. Dirinya menyebut suasana begitu berbeda dibandingkan Natal sebelumnya.
"Memang di Natal kali ini tahun 2022 bulan 12 ini sangat berbeda dengan natal-natal tahun sebelumnya," ungkap Samuel.
"Bahwa tahun ini anak kami almarhum Nofriansyah Yosua tidak ikut lagi beserta kami untuk merayakan Natal. Di dalam kebahagiaan kelahiran Yesus Kristus untuk menebus dosa umat manusia bagi umat Kristiani ," sambungnya.
Samuel juga berharap persidangan kasus pembunuhan anaknya itu bisa terselesaikan secara adil oleh Majelis Hakim.
"Dan begitu juga kami memohon kepada pengadilan, terutama kepada pak hakim Yang Mulia, kiranya dalam menyidangkan perkara anak kami ini disertai oleh kuasa Roh Kudus agar diberi Tuhan Rohmat bijaksana," pungkasnya.
Selain itu, pihak keluarga sendiri menyampaikan akan berdoa bersama di makam almarhum Brigadir J.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran