Depok.suara.com, Dalam upaya pencegahan aksi tawuran antar sekolah Tim Patroli Perintis Presisi (eks Jaguar) Polres Metro Depok blusukan ke sekolah.
Perwira Pengendali (Padal) Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok AKP Winam Agus mengatakan kegiatan blusukan tim ke sekolah.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk memberikan sosialisasi untuk tidak terjerumus bagi pelajar untuk melakukan kenakalan remaja salah satu tawuran.
Setelah sangat lama tim perintis yang merupakan mantan anggota Jaguar Polres Metro Depok tidak turun langsung ke sekolah selama Pandemi Covid 19.
"Kini kita turun kembali menyasar sekolah yang rawan tawuran untuk mengantisipasi pencegahan aksi tawuran pelajar yang akhir-akhir ini sedang marak," katanya saat menyelenggarakan kegiatan kunjungan sosialisasi stop tawuran di SMP dan SMK Citra Negara Beji.
Dia menambahkan pemberian materi kepada para murid SMP dan SMK Citra Negara berupa rambu-rambu lalulintas berkendara di jalan raya, kedisiplinan sebagai pelajar sekolah, dan memberikan imbauan tidak ikut kumpul-kumpu jika berujung memicu merencanakan aksi tawuran.
"Dari bermula kumpul-kumpul ini dapat memicu tindakan yang melanggar hukum seperti berpotensi aksi tawuran, dan minum-minuman keras sampai penggunaan obat-obatan terlarang," tambahnya.
AKP Winam merasa sangat senang dan dapat kembali bisa langsung bersentuhan dekat lagi dengan masyarakat khususnya para pelajar.
"Tidak menyangka sambutan dari para pelajar Citra Negara begitu luar biasa dan diberikan kalungan bunga begitu eforia ketika kita datang ke sekolah," tuturnya.
Baca Juga: Terus Perluas Layanan Kesehatan, Yakes Telkom Jalin Sinergi dengan Rumah Sakit Primaya Group
Sedikit demi sedikit masyarakat Kota Depok, lanjut AKP Winam dapat kembali menumbuhkan kepercayaan kepada tim presisi untuk menimbulkan sosok patroli malam yang dapat melindungi.
"Kita menghimbau kepada pelajar untuk menjauhi kenakalan remaja seperti tawuran pelajar serta minum minuman keras nahkan penggunaan narkoba," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23