Depok.suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membalas kritikan pedas yang dilontarkan oleh pelatih Persija Jakarta Thomas Doll. Dia sampai menyebutkan fakta soal statusnya sebagai pelatih Korea Selatan di Piala Dunia.
Pernyataan ini terkait dengan kritikan pedas Thomas Doll setelah PSSI memanggil 30 pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20. Pada list nama tersebut terdapat sembilan pemain berasal dari Persija Jakarta.
Dari enam pemain diantaranya kerap bermain di tim utama. Oleh karena itu, Doll keberatan memberikan izin kepada para pemainnya.
Pelatih yang pernah mengalahkan Jerman ini mengaku mengerti dengan keluhan klub-klub liga 1, termasuk Persija Jakarta. Tetapi dirinya tersinggung dengan kritikan yang dilontarkan oleh Thomas Doll.
"Kalau saya tidak tahu tentang sepak bola bagaimana bisa jadi pelatih Piala Dunia (di Piala Dunai 2018 saat menangani Korea Selatan) dan bagaimana bisa jadi pelatih Timnas Indonesia juga?" kata Shin Tae-yong.
Ia juga menyebut bahwa pemusatan latihan yang dilakukan adalah demi keberhasilan Timnas Indonesia itu sendiri.
Coach Shin membandingkan dirinya dengan Doll. Jika dirinya melakukan itu demi Indonesia, maka Doll melakukannya hanya untuk Persija Jakarta.
"Jadi, jika pelatih Persija bicara seperti itu dengan mencari keuntungan sendiri, ya, sebenarnya tidak baik. Kata-katanya untuk masyarakat Indonesia yang tunggu-tunggu Piala Dunia U-20 2023 Mei nanti," ujar STY.
Baca Juga: Perjalanan Hijrah Dennis Lim, Dapat Hidayah di Meja Kasino hingga Tertampar Ucapan AA Gym
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Jejak Intelektual Buya Hamka: Menenun Pesan Persatuan Di Lembah Sungai Nil
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu
-
Siapa Pemilik Pendopo Tulungo? Ternyata Sudah Diwariskan Soimah ke Sosok Ini
-
Cara Ikut Korea Kaja Vol.3 by.U, Ada Hadiah Liburan ke Korea dan Nonton K-Pop Awards
-
Anti Bingung Pilih Outfit! Intip 4 Gaya Harian ala Ahyeon BABYMONSTER
-
Kronologi Kekerasan Seksual di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Sekuriti Ditangkap Polisi