Depok.suara.com - Pengacara Mangatta Toding Allo mengungkapkan bahwa kondisi orangtua kliennya, Agnes Gracia Haryanto (15), tengah sakit-sakitan.
Menurut Mangatta, ayah Agnes kini menderita stroke, sedangkan ibu Agnes menderita kanker paru-paru.
Tak cuma itu, kakak Agnes bernama Yoan Ivana mendadak muncul di program Narasi dengan host Najwa Shihab.
"Kakaknya kemarin muncul di media itu habis operasi jantung. Tapi dia memberanikan diri untuk menyampaikan suara dari pihak keluarga," kata Mangatta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/3/2023).
Dengan latar belakang keluarga Agnes yang tengah berjuang sembuh dari sakit, maka Mangatta pun memberikan bantuan hukum dengan gratis.
"Memang apa adanya kami menangani ini secara pro bono (gratis)," ungkapnya.
Mangatta sengaja datang ke Polda Metro Jaya untuk bertemu dengan penyidik terkait Agnes yang telah ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku.
"Kami mau konsultasi terkait peningkatan status (anak yang berkonflik dengan hukum) kemarin. Jadi kami harus berkoordinasi dulu dengan pihak penyidik tentang kapan dan bagaimana proses ke depan," tutur dia.
Penyidik Polda Metro Jaya membuktikan Agnes terlibat dalam penganiayaan terhadap David Azora Latumahina (20) setelah melihat rekaman CCTV dan pesan WhatsApp.
Baca Juga: Dokter Boyke Ungkap Cara Ejakulasi dan Orgasme Bisa Berbarengan: Jangan Anggap Seks Terlalu Serius
Menurut Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, para pelaku bisa dijerat dengan Pasal 355 Ayat 1 KUHP terkait penganiayaan yang direncanakan.
Pelaku utama penganiayaan adalah Mario Dandy Satriyo, sedangkan pelaku lainnya Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan (19) yang juga ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Bantah Keterangan Kakak Agnes, Saksi Sebut Agnes Tidak Ada Usaha untuk Hentikan Penganiayaan ke David
-
Keterangan Saksi yang Lihat Agnes di Polsek: Ketawa Seperti Gak Ada Apa-apa
-
Mantap, Polisi Lakukan Ini Agar Mario Dandy dan Shane Lukas Tak Bohongi Penyidik Lagi
-
Mario Dandy Yakin Bisa Keluar Penjara Karena Bantuan Ayahnya, Warganet Emosi: Sambo Aja Bisa Dihukum Mati!
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi