Depok.suara.com - Fakta baru yang mengejutkan terungkap saat dilakukan reka adegan penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio terhadap David.
Ternyata Mario Dandy Satriyo menganggap pelaku anak Agnes atau AG sebagai adiknya bukan kekasihnya.
Hal itu diketahui saat reka adegan ke-37 yang memperagakan saksi N datang menghampiri pelaku dan korban David.
Saat itu diketahui saksi N terkejut melihat David sudah tak sadarkan diri usai dianiaya secara sadis oleh Mario.
"Adegan ke-37 selanjutnya saksi Ibu N tiba menghampiri korban usai teriak 'Woi'. Jadi saksi N meminta anak AG untuk pahanya ditaruh di bawah tangan N dan di bawah ke kepala korban, tapi AG tidak mau hanya memberikan tangannya," kata penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat reka adegan.
Saksi N yang sedang memperagakan adegan menolong korban sempat menangis, lalu saksi N melakukan percakapan kepada Mario, Shane dan Agnes yang hanya melihat David tanpa ada niat untuk menolongnya.
Lalu Mario mengatakan bahwa penganiayaan terhadap David dilatarbelakangi oleh aksi pelecehan yang dilakukan David terhadap Agnes.
"Siapa kamu, kamu tamu tak diundang di sini, kamu apakan teman anak saya sampai bonyok begini," kata saksi N saat menerangkan adegan menolong David.
"Dia melecehkan adik saya tante," lanjut saksi N menirukan ucapan Mario.
Baca Juga: Beda Status Sosial dan Finansial, Shane Lukas Takluk Secara Mental di Hadapan Mario
Hal itu tentu saja mengejutkan dan berbeda dengan informasi yang beredar selama ini media massa bahwa Agnes adalah kekasih Mario.
Sementara itu dalam reka adegan, hanya tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan yang dihadirkan.
Agnes tidak dihadirkan karena berdasarkan peraturan sistem UU peradilan anak, Agnes yang masih dibawah umur perannya digantikan oleh peran pengganti. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL