News / Nasional
Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Suara.com/Humas Polda Metro]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya melibatkan TNI dalam patroli gabungan di Jakarta mulai Selasa 26 Mei 2026 demi menjamin keamanan warga.
  • Pihak kepolisian tetap memegang penuh kewenangan hukum atas penindakan serta pengungkapan kasus begal dan berbagai kejahatan jalanan.
  • Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta mengintegrasikan CCTV guna mengoptimalkan pemantauan keamanan di seluruh wilayah.

Suara.com - Polda Metro Jaya melibatkan TNI dalam penanganan maraknya aksi begal di wilayah Jakarta. Patroli gabungan ini agar memberikan rasa aman ke masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pelibatan TNI merupakan bagian dari penguatan pengamanan.

“Pelibatan TNI dalam patroli gabungan bersama Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama malam sampai dinihari,” kata Budi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (26/5/2026).

Meski ada patroli gabungan, Budi menegaskan penindakan hukum dan pengungkapan kasus begal maupun kejahatan jalanan tetap menjadi kewenangan kepolisian.

Penindakan, pengungkapan kejahatan jalanan merupakan tugas pokok kepolisian sesuai amanah UU Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13,” jelasnya.

Selain itu, kata Budi, pihaknya juga menggandeng Pemprov DKI Jakarta dalam konektivitas CCTV agar tidak ada wilayah yang lepas dari pemantauan.

“Polda Metro Jaya hadir memberikan rasa aman dengan meningkatkan patroli, maksimalkan Kring Reserse serta melibatkan siskamling, kerja sama dengan Pemprov DKI dalam koneksitas CCTV agar tidak ada wilayah yang luput dari pantauan CCTV,” tandas Budi.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan, peran TNI sebatas mendukung patroli yang diminta pihak kepolisian.

“Betul, patroli dilaksanakan bersama-sama di bawah kendali Polda Metro Jaya, kami sifatnya mendukung kegiatan patroli tersebut sesuai dengan permintaan dari kepolisian,” kata Noor.

Baca Juga: Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

Noor menegaskan, jika ada prajurit yang memergoki aksi begal di lapangan, maka proses hukumnya tetap menjadi kewenangan polisi.

“Tindakan dilakukan menangkap bersama-sama tim patroli di bawah kendali kepolisian, begal yang ditangkap diserahkan dan sepenuh kewenangan polisi,” pungkasnya.

Load More